PSMS Medan
PSMS Medan Tundukkan Sriwijaya FC 1-0 dan Pastikan Lolos dari Ancaman Degradasi
Beberapa peluang emas sempat tercipta, terutama melalui sundulan Felipe Cadenazzi pada menit ke-21 dan menit ke-30.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
Pergantian pemain yang dilakukan PSMS pada menit ke-67 dengan memasukkan Rudiyana dan Ari Maring menambah daya gedor.
Ari Maring bahkan hampir mencetak gol pada menit ke-69, namun tembakan placing-nya tipis melebar di sisi kanan gawang.
Sriwijaya FC tidak tinggal diam. Mereka sempat menciptakan peluang melalui Tyson pada menit ke-73, namun kokohnya lini belakang PSMS membuat peluang tersebut gagal berbuah gol.
Memasuki menit-menit akhir, intensitas pertandingan semakin meningkat. Sejumlah peluang emas kembali didapat PSMS, termasuk pada masa injury time.
Pada menit 90+2, kerja sama apik antara Ari Maring dan Rudiyana hampir menggandakan keunggulan. Namun, tembakan keras Rudiyana masih mampu ditepis kiper Sriwijaya FC, Rangga.
Tiga menit berselang, peluang emas kembali hadir. Dani Saputra yang berhadapan langsung dengan kiper gagal memaksimalkan peluang setelah sepakannya berhasil ditepis.
Meski terus ditekan dan mendapatkan peluang bertubi-tubi hingga menit 90+9, PSMS tetap tidak mampu menambah gol. Namun, keunggulan 1-0 sudah cukup untuk memastikan tiga poin tetap di kandang.
Kemenangan ini terasa sangat berarti bagi Ayam Kinantan. Selain memutus tren negatif tanpa kemenangan dalam lima pertandingan terakhir, tiga poin ini juga memastikan PSMS Medan terbebas dari ancaman play-off degradasi.
Tambahan poin penuh membuat PSMS kini naik ke peringkat ketujuh klasemen sementara Grup A dengan koleksi 34 poin, hasil dari sembilan kemenangan, tujuh hasil imbang, dan sembilan kekalahan.
Posisi tersebut sudah cukup aman, mengingat pesaing terdekat di zona bawah, Persekat Tegal, baru mengoleksi 26 poin di peringkat kesembilan.
Secara matematis, meski kompetisi masih menyisakan dua pertandingan, PSMS tidak mungkin lagi terkejar.
Bahkan jika Persekat mampu menyapu bersih dua laga tersisa dan menambah enam poin, raihan tersebut tetap belum cukup untuk melampaui PSMS.
Di atas lapangan, kemenangan PSMS ditentukan oleh gol cepat Felipe Cadenazzi pada menit keempat. Meski hanya satu gol, laga berjalan penuh tensi dan drama, termasuk kartu merah yang diterima PSMS di babak pertama.
Pelatih kepala PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengaku bersyukur atas hasil tersebut, meskipun timnya hanya menang dengan selisih satu gol.
“Alhamdulillah, setelah beberapa pertandingan kita tidak menang, hari ini walaupun hanya 1-0 tetap kita syukuri," kata Eko.
| PSMS Medan Tumbangkan Sriwijaya FC 1-0, Meski Sempat Bermain 10 Orang |
|
|---|
| Gol Cepat Cadenazzi Bawa PSMS Ungguli Sriwijaya 1-0 di Babak Pertama Meski Harus Bermain 10 Pemain |
|
|---|
| Daftar Susunan Pemain PSMS Medan kontra Sriwijaya FC di Pegadaian Championship 2025/2026 |
|
|---|
| PSMS U-19 Gagal Menang Lagi, Ditahan PSIS Tanpa Gol dan Terbenam di Dasar Grup C EPA Championship |
|
|---|
| Jebolan PSMS U-21 Sanzai Hutajulu Ukir Sejarah, Juara Liga 4 Sumut Dua Musim Beruntun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Selebrasi-pesepakbola-PSMS-Medan-seusai.jpg)