PSMS Medan

PSMS Medan Tumbangkan Sriwijaya FC 1-0, Meski Sempat Bermain 10 Orang

Tekanan tinggi yang diterapkan membuat Sriwijaya FC kesulitan mengembangkan permainan.

Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/M Daniel Effendi Siregar
Selebrasi pesepakbola PSMS Medan seusai mencetak gol ke gawang Sriwijaya FC pada lanjutan Liga 2, di Stadion Utama Sumatra Utara, Deliserdang, Minggu (19/4/2026). Babak pertama PSMS Medan berhasil unggul sementara dengan scor 1-0. 

Petaka datang bagi PSMS menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-43, wasit kembali menggunakan VAR untuk meninjau sebuah pelanggaran.

Hasilnya, Antoni Nugroho diganjar kartu merah langsung. PSMS pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.

Memasuki babak kedua, pelatih PSMS Eko Purdjianto langsung melakukan penyesuaian taktik.

Dani Saputra dimasukkan untuk menggantikan Zaki Ali guna menjaga keseimbangan tim.

Di kubu Sriwijaya FC, sejumlah pergantian pemain juga dilakukan untuk memaksimalkan keunggulan jumlah pemain. Mereka mencoba tampil lebih menekan sejak awal babak kedua.

Namun situasi kembali berubah pada menit ke-53. Insiden benturan keras yang membuat Adlin Cahya harus ditandu keluar berujung pada kartu kuning kedua untuk Fadil Redian setelah wasit kembali mengecek VAR.

Sriwijaya FC pun harus bermain dengan 10 orang, membuat laga kembali imbang secara jumlah pemain.

PSMS kembali mendapatkan momentum. Peluang demi peluang tercipta, termasuk lewat sepakan keras Arif Setiawan pada menit ke-63 yang hanya membentur mistar gawang.

Pergantian pemain yang dilakukan PSMS pada menit ke-67 dengan memasukkan Rudiyana dan Ari Maring menambah daya gedor.

Ari Maring bahkan hampir mencetak gol pada menit ke-69, namun tembakan placing-nya tipis melebar di sisi kanan gawang.

Sriwijaya FC tidak tinggal diam. Mereka sempat menciptakan peluang melalui Tyson pada menit ke-73, namun kokohnya lini belakang PSMS membuat peluang tersebut gagal berbuah gol.

Memasuki menit-menit akhir, intensitas pertandingan semakin meningkat. Sejumlah peluang emas kembali didapat PSMS, termasuk pada masa injury time.

Pada menit 90+2, kerja sama apik antara Ari Maring dan Rudiyana hampir menggandakan keunggulan.

Namun, tembakan keras Rudiyana masih mampu ditepis kiper Sriwijaya FC, Rangga.

Tiga menit berselang, peluang emas kembali hadir. Dani Saputra yang berhadapan langsung dengan kiper gagal memaksimalkan peluang setelah sepakannya berhasil ditepis.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved