PSMS Medan
Laga Hidup Mati, PSMS Medan Wajib Kalahkan Sriwijaya FC demi Hindari Play-Off Degradasi
PSMS Medan dihadapkan pada ujian krusial saat menjamu Sriwijaya FC dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – PSMS Medan dihadapkan pada ujian krusial saat menjamu Sriwijaya FC dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026.
Laga yang akan digelar di Stadion Utama Sumatera Utara, Minggu (19/4/2026), bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan penentuan nasib Ayam Kinantan untuk menjauh dari ancaman play-off degradasi.
Saat ini, PSMS Medan masih tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara Grup A dengan koleksi 31 poin dari 24 pertandingan.
Raihan tersebut belum sepenuhnya aman, mengingat jarak dengan tim-tim di zona bawah masih cukup dekat.
Ancaman nyata datang dari Persekat Tegal yang berada di posisi kesembilan dengan 26 poin dan masih memiliki peluang untuk mengejar dalam tiga laga tersisa.
Situasi ini tidak lepas dari tren negatif yang tengah membayangi skuad asuhan Eko Purdjianto.
Dalam lima pertandingan terakhir, PSMS gagal meraih satu pun kemenangan dengan catatan tiga kekalahan dan dua hasil imbang.
Rentetan hasil minor tersebut membuat PSMS kehilangan momentum penting di fase akhir musim.
Teranyar, PSMS harus menelan kekalahan tipis 0-1 saat bertandang ke markas Garudayaksa FC di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (12/4/2026).
Ironisnya, dalam laga itu Ayam Kinantan sempat unggul jumlah pemain sejak akhir babak pertama, namun tetap gagal memaksimalkan situasi. Hasil tersebut semakin menambah tekanan bagi tim jelang laga penentuan.
Dengan tiga pertandingan tersisa, PSMS Medan dituntut segera bangkit.
Secara matematis, mereka membutuhkan tambahan minimal lima poin untuk benar-benar mengamankan posisi dari ancaman play-off degradasi.
Artinya, satu kemenangan dan dua hasil imbang sudah cukup untuk menutup peluang pesaing menyalip.
Menghadapi Sriwijaya FC yang kini berstatus juru kunci Grup A, PSMS tetap tidak ingin lengah.
Meski tim tamu telah dipastikan terdegradasi ke Liga 3 musim depan, Eko Purdjianto menegaskan anak asuhnya wajib tampil maksimal dan tidak meremehkan lawan.
| PSMS Medan U-19 Kalah 2-3 Kontra Kendal Tornado FC, Terbenam di Dasar Grup C EPA Championship |
|
|---|
| Jelang Lawan Sriwijaya FC, Sejumlah Pemain Inti PSMS Medan Kembali Perkuat Skuat |
|
|---|
| SMeCK Hooligan Tantang Pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto Menang 5 Gol Kontra Sriwijaya FC |
|
|---|
| PSMS Medan Terpuruk di Peringkat 7, Gagal Promosi dan Butuh 4 Poin untuk Hindari Play Off Degradasi |
|
|---|
| PSMS Medan U-19 Tumbang 1-2 atas Persekat Tegal, Tren Buruk Berlanjut di EPA Championship |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pelatih-PSMS-Medan-Eko-Purdjianto-bersama-pemain-Nazar-Nurzaidim_.jpg)