PSMS Medan
PSMS U-19 Gagal Menang Lagi, Ditahan PSIS Tanpa Gol dan Terbenam di Dasar Grup C EPA Championship
Dari total laga yang telah dijalani, mereka hanya mampu mengoleksi dua poin hasil dari dua kali imbang dan menelan tiga kekalahan.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Performa PSMS Medan U-19 di ajang Elite Pro Academy (EPA) Championship musim 2025/2026 kembali belum menunjukkan hasil maksimal.
Tim berjuluk Ayam Kinantan Muda itu harus puas berbagi angka setelah bermain imbang tanpa gol menghadapi PSIS Semarang U-19 di Lapangan Garudayaksa Football Academy, Minggu (19/4/2026).
Hasil ini memperpanjang tren negatif PSMS Medan U-19 yang belum sekalipun meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir.
Dari total laga yang telah dijalani, mereka hanya mampu mengoleksi dua poin hasil dari dua kali imbang dan menelan tiga kekalahan.
Dengan raihan tersebut, PSMS Medan U-19 kini semakin terpuruk di dasar klasemen Grup C, sekaligus memperkecil peluang mereka untuk melangkah ke fase berikutnya.
Pelatih kepala PSMS Medan U-19, Kas Hartadi, menilai anak asuhnya sebenarnya sudah tampil cukup baik dari segi permainan. Namun, masalah klasik di lini depan kembali menjadi penghambat utama.
Menurutnya, tim mampu menciptakan sejumlah peluang emas sepanjang pertandingan, tetapi gagal dikonversi menjadi gol.
“Secara permainan sebenarnya sudah bagus. Anak-anak sudah bekerja dengan baik. Tapi di penyelesaian akhir kita masih kesulitan. Tadi ada sekitar enam peluang, tapi tidak bisa dimaksimalkan karena kita belum punya striker yang benar-benar tajam,” Kata Kas kepada Tribun Medan.
Mandulnya lini serang ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim pelatih. Pasalnya, tanpa ketajaman di depan gawang, dominasi permainan menjadi sia-sia.
Dengan hanya mengumpulkan dua poin, peluang PSMS Medan U-19 untuk lolos dari fase grup kini berada di ujung tanduk. Meski demikian, Kas Hartadi menegaskan timnya tidak akan menyerah begitu saja.
Ia berharap para pemain tetap menjaga semangat juang di sisa pertandingan dan mampu menunjukkan peningkatan performa.
“Kita sadar peluang lolos sangat kecil. Tapi kami tetap berusaha di pertandingan selanjutnya untuk tampil lebih baik lagi. Yang penting anak-anak tetap berjuang,” tegasnya.
Fokus Evaluasi Jelang Hadapi Persipura
Dalam laga berikutnya, PSMS Medan U-19 dijadwalkan menghadapi Persipura U-19. Menghadapi lawan yang dikenal memiliki intensitas permainan tinggi, tim pelatih menyiapkan evaluasi khusus, terutama dalam menghadapi pressing ketat.
Kas Hartadi menekankan pentingnya peningkatan dalam aspek tekanan permainan serta antisipasi terhadap gaya bermain lawan.
“Kita akan evaluasi, terutama soal pressing. Persipura punya pressing yang tinggi, jadi kita harus siap mengantisipasi itu. Dari segi permainan saya sudah cukup memahami, tinggal bagaimana anak-anak bisa menjalankan di lapangan,” pungkasnya.
Hasil imbang ini menjadi sinyal bahwa PSMS Medan U-19 masih harus bekerja keras untuk memperbaiki performa, khususnya dalam hal efektivitas serangan, jika ingin menutup kompetisi dengan hasil yang lebih baik.
(Cr29/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Jebolan PSMS U-21 Sanzai Hutajulu Ukir Sejarah, Juara Liga 4 Sumut Dua Musim Beruntun |
|
|---|
| Laga Hidup Mati, PSMS Medan Wajib Kalahkan Sriwijaya FC demi Hindari Play-Off Degradasi |
|
|---|
| PSMS Medan U-19 Kalah 2-3 Kontra Kendal Tornado FC, Terbenam di Dasar Grup C EPA Championship |
|
|---|
| Jelang Lawan Sriwijaya FC, Sejumlah Pemain Inti PSMS Medan Kembali Perkuat Skuat |
|
|---|
| SMeCK Hooligan Tantang Pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto Menang 5 Gol Kontra Sriwijaya FC |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Tim-PSMS-Medan-U-19-kembali-meraih-hasil-imbang.jpg)