Piala Dunia 2026

Klarifikasi Terbaru Amerika terkait Kepesertaan Timnas Iran di Piala Dunia 2026

Pemerintah Amerika Serikat memastikan bahwa timnas Iran tetap diharapkan ambil bagian di Piala Dunia 2026

Editor: Salomo Tarigan
ARSIP KARIM JAAFAR / AFP
TIMNAS IRAN - Spekulasi soal kepesertaan Iran di Piala Dunia 2026 diklarifikasi Amerika Serikat. Amerika, Meksiko dan Kanada jadi tuan rumah Piala Duna 2026. FOTO DOK : Pemain Iran merayakan kemenangan mereka di akhir pertandingan Piala Asia 2023 saat melawan Suriah di Stadion Abdullah bin Khalifa pada 31 Januari 2024. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kepesertaan Iran di Piala Dunia 2026 jadi sorotan.

Santer kabar posisi Iran terancam dipindahkan ke peserta lain seiring tensi politik antara Iran dengan Amerika Serikat masih memanas.

FIFA bahkan disebut akan mempertimbangkan untuk membuat babak play-off khusus jika Iran benar-benar mengundurkan diri

Teranyar, Pemerintah Amerika Serikat memastikan bahwa timnas Iran tetap diharapkan ambil bagian dalam Piala Dunia 2026.

Keputusan ini mencuat setelah konflik militer antara AS dan Iran pada Februari lalu yang memicu spekulasi mengenai keikutsertaan tim nasional Iran di turnamen tersebut.


Apalagi, seluruh laga fase grup Iran dijadwalkan berlangsung di wilayah AS.

Federasi Sepak Bola Iran sebelumnya sempat mengajukan permintaan kepada FIFA agar pertandingan mereka dipindahkan ke Meksiko sebagai salah satu tuan rumah bersama. Namun, usulan tersebut ditolak.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, telah menegaskan bahwa Iran “pasti akan datang” ke turnamen tersebut.

 "Timnas Iran pasti akan datang," kata Infantino, dikutip dari Independent.

"Kami berharap pada saat itu, tentu saja, situasinya akan damai."


"Seperti yang saya katakan, itu pasti akan membantu. Tapi Iran harus datang. Tentu saja, mereka mewakili rakyat mereka. Mereka telah lolos kualifikasi. Para pemain ingin bermain," tambahnya.
 

Pernyataan Gedung Putih

Pernyataan ini diperkuat oleh pejabat Gedung Putih, Andrew Giuliani, yang menyebut bahwa pemerintah AS tetap membuka pintu bagi Iran.

“Saya tidak akan berbicara mewakili tim Iran, tetapi saya akan mengatakan bahwa presiden, ketika saya berbicara dengannya, telah mengundang tim Iran ke sini,” kata Giuliani kepada Politico, dikutip dari Sportbible.

Sikap ini juga selaras dengan pernyataan Presiden Donald Trump, yang menyatakan bahwa Iran “dipersilakan” hadir, meski sempat menyinggung soal faktor keamanan.

Giuliani menjelaskan bahwa tim Iran diperkirakan akan tiba di AS pada awal Juni dan menjalani persiapan di Tucson, sebelum memainkan laga di Los Angeles dan Seattle.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved