PSMS Medan

Babak Pertama PSMS Tertinggal 0-1 dari Persikad Depok, Unggul Jumlah Pemain Belum Berbuah Hasil

Pertandingan berlangsung cukup berimbang pada lima menit awal. Kedua tim sama-sama mengandalkan permainan umpan pendek

Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
IST
Foto skuat PSMS Medan kontra Persikad Depok di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (5/4/2026). Babak pertama PSMS Medan tertinggal 0-1 atas Persikad Depok.  

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- PSMS Medan untuk sementara tertinggal 0-1 dari tuan rumah Persikad Depok pada laga lanjutan Pegadaian Championship yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (5/4/2026).

Meski unggul jumlah pemain setelah Persikad bermain dengan 10 orang, tim berjuluk Ayam Kinantan belum mampu memanfaatkan situasi tersebut secara maksimal hingga akhir babak pertama.

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, melakukan sejumlah perubahan dalam susunan pemainnya pada laga kali ini. Pos penjaga gawang dipercayakan kepada Fahkrurazzi Quba. Sementara itu, lini belakang hingga depan diisi oleh Zikri, Kim, Nazar, Budhiar, Dani, Syarif Wijianto, Adlin Cahya, Ari Maring, dan Felipe Cadenazzi.

Di bangku cadangan, PSMS menyiapkan sejumlah pemain seperti Gunandi, Arif, Fazri, Rifai, Zaki Ali, Jodi, Zaki Alim, Wadil, Lastori, hingga Rudiyana.

Pertandingan berlangsung cukup berimbang pada lima menit awal. Kedua tim sama-sama mengandalkan permainan umpan pendek untuk membangun serangan.

Persikad lebih dulu mengancam pada menit ke-9 melalui skema serangan dari sisi kanan.

Bola yang diarahkan kepada Bil’asqan berhasil disambut dengan sepakan kaki kanan, namun masih mampu ditepis oleh Quba.

Tiga menit berselang, Persikad kembali mendapatkan peluang melalui situasi bola mati setelah Zikri melanggar Doni di sisi kiri pertahanan.

Luthfi Kamal yang menjadi eksekutor mengirimkan bola ke dalam kotak penalti, namun masih bisa diamankan lini belakang PSMS.

Petaka bagi PSMS hampir terjadi pada menit ke-14 saat Quba harus keluar dari sarangnya untuk menghentikan pergerakan Rosalvo yang lolos dari kawalan.

Pelanggaran yang dilakukan tepat di luar kotak penalti membuat Quba diganjar kartu kuning.

Tendangan bebas yang dieksekusi Adriano masih membentur pagar hidup dan hanya menghasilkan sepak pojok.

Memasuki menit ke-20, PSMS masih kesulitan mengembangkan permainan. Namun peluang sempat hadir pada menit ke-22 melalui Antoni Nugroho.

Berdiri bebas di sisi kanan kotak penalti, Antoni melepaskan tembakan keras, tetapi kiper Persikad, Rohan, masih mampu mengamankan bola.

PSMS kembali mengancam pada menit ke-25 lewat serangan balik cepat. Dani mengirimkan bola kepada Ari Maring yang berlari bebas di depan kotak penalti.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved