PSMS Medan
6 Poin Melayang Dalam 2 Laga Tandang, 1 Alasan Eko Purdjianto Yakin PSMS Bisa Bersaing ke Papan Atas
Ia menegaskan peluang Ayam Kinantan untuk bersaing di papan atas klasemen Grup A masih terbuka lebar.
TRIBUN-MEDAN.com - Enam poin sudah melayang dalam dua laga tandang yang dilakoni PSMS Medan di putaran ketiga Championship 2025/2026. Hal itu membuat peluang naik ke papan atas menipis.
Namun Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, masih optimistis bicara peluang tersebut.
Ia menegaskan peluang Ayam Kinantan untuk bersaing di papan atas klasemen Grup A masih terbuka lebar.
Teranyar, PSMS harus mengakui keunggulan FC Bekasi City dengan skor 1-2 dalam laga yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Sabtu (28/2/2026) malam.
Baca juga: Anak Tak Dibangunkan Saat Sahur, Orang Tuanya Sudah Tewas dan Kritis, Diduga Korban Perampokan
Hasil tersebut memperpanjang tren negatif tim asuhan Eko, setelah sebelumnya takluk 0-2 dari Persekat Tegal.
Akibat dua kekalahan tersebut, PSMS turun dari posisi lima besar ke peringkat keenam klasemen sementara Grup A dengan koleksi 29 poin, hasil dari delapan kemenangan, lima kali imbang, dan delapan kekalahan.
Meski demikian, Eko menilai situasi ini belum menutup peluang timnya untuk kembali merangsek ke papan atas.
Pasalnya, kompetisi masih menyisakan enam pertandingan yang sangat menentukan dalam perebutan tiket promosi ke Super League musim depan.
Baca juga: JADWAL Liga Inggris Tengah Pekan Ini, Arsenal dan Man City Menuju Jalur Juara, MU Jaga Momentum
“Ke papan atas kan masih ada enam pertandingan. Jadi tetap ada kemungkinan besar kita bisa bersaing. Semua tim di grup ini saling mengalahkan dan bisa dikalahkan. Tinggal bagaimana kita fokus dan jangan sampai lengah,” ujar Eko.
Menurutnya, persaingan di Grup A berlangsung ketat dan relatif seimbang.
Tidak ada tim yang benar-benar dominan, sehingga setiap pertandingan memiliki tingkat kesulitan yang sama.
Karena itu, ia menekankan pentingnya konsistensi dan konsentrasi penuh dalam setiap laga tersisa.
Eko juga berharap seluruh elemen pertandingan, termasuk kepemimpinan wasit, dapat berjalan secara adil demi menjaga kualitas kompetisi.
Baca juga: PFC Suporter PSMS Medan Bagi-Bagi Takjil di Belawan, Tebar Berkah Ramadan dan Ubah Stigma Suporter
Namun ia menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah melakukan pembenahan internal.
“Kita mau bicara fair untuk semuanya. Tapi yang terpenting, kita harus tetap berbenah karena masih ada enam pertandingan. Setiap laga itu krusial,” tegasnya.
| Gol Perdana Clayton Da Silva Jadi Sinyal Positif, Pelatih Sebut Ada Progres di Lini Depan PSMS Medan |
|
|---|
| PSMS Medan U-19 Terpuruk di Dasar Klasemen, Kas Hartadi Soroti Finishing dan Set Piece |
|
|---|
| Nasib PSMS Medan Gagal Promosi ke Super League, Tanggapan Pelatih Ayam Kinantan |
|
|---|
| Julius Raja Soroti Kegagalan PSMS Medan Promosi ke Super League, Tekankan Pentingnya Lobi-lobi |
|
|---|
| SELAMAT Tinggal Super League, PSMS Medan Bertahan Lagi di Championship, Eko Targetkan 5 Besar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Eko-Purdjianto-psms-23.jpg)