PSMS Medan

Felipe Cadenazzi Tampil Penuh dan Cetak Gol, Pelatih Eko Purdjianto Buka Suara

Laga PSMS Medan menghadapi Garudayaksa FC pada pekan ke-17 Pegadaian Championship musim 2025/2026 menyita perhatian publik sepak bola Tanah Air.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
FELIPE CADENAZZI- Pesepakbola PSMS Medan Felipe Cadenazzi melepaskan tembakan penalti ke gawang Sriwijaya FC pada pertandingan pekan keempat Pegadaian Championship Musim 2025/2026, di Stadion Utama Sumatra Utara, Deliserdang, Sabtu (4/10/2025). Pada babak pertama PSMS Medan unggul sementara 1-0 atas tim Sriwijaya FC. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Laga PSMS Medan menghadapi Garudayaksa FC pada pekan ke-17 Pegadaian Championship musim 2025/2026 menyita perhatian publik sepak bola Tanah Air.

Salah satu sorotan utama pada pertandingan tersebut adalah kembalinya bomber asing PSMS Medan, Felipe Cadenazzi, ke dalam skuad utama setelah absen dalam empat laga terakhir.

Penyerang asal Argentina itu sebelumnya harus menepi akibat hukuman larangan bertanding seusai menerima kartu merah langsung saat PSMS Medan menghadapi Sumsel United.

Setelah menjalani masa hukuman, Cadenazzi kembali dipercaya tampil sejak menit awal dan bermain penuh hingga peluit akhir dibunyikan.

Kepercayaan yang diberikan pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, terbayar dengan kontribusi nyata dari pemain berusia 34 tahun tersebut.

Felipe Cadenazzi sukses mencatatkan namanya di papan skor dan menjadi pencetak gol pembuka PSMS Medan pada pertandingan itu.

Gol tersebut tercipta pada menit ke-71.

Felipe Cadenazzi berhasil memaksimalkan peluang melalui sundulan kepala setelah memanfaatkan sepak pojok yang dilepaskan Dani Saputra. 

Bola hasil tandukannya meluncur mulus ke gawang Garudayaksa FC dan tak mampu diantisipasi oleh penjaga gawang tuan rumah.

Gol tersebut membuat PSMS Medan unggul 1–0 dan meningkatkan kepercayaan diri tim.

Meski sempat memimpin lebih dulu, keberuntungan belum sepenuhnya berpihak kepada Ayam Kinantan.

Dalam kondisi tertinggal, Garudayaksa FC langsung meningkatkan intensitas serangan. 

Tekanan yang terus dilancarkan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-79.

Everton, yang sebelumnya gagal memanfaatkan beberapa peluang, berhasil menebus kegagalannya dengan mencetak gol penyama kedudukan lewat sundulan kepala setelah memanfaatkan tendangan bebas.

Gol tersebut membuat skor kembali imbang 1–1.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved