PSMS Medan

Adhyaksa FC Pulang Tanpa Poin Usai Kalah Tipis dari PSMS Medan

Tekanan tinggi yang langsung diterapkan PSMS Medan membuat tim tamu kesulitan mengembangkan permainan.

Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
HO/Tribun-medan.com
Pemain PSMS Medan dan Adhyaksa FC berebut bola umpan silang di area kotak pinalti di Stadion Utama Sumatra Utara, Minggu (11/1/2026). Adhyaksa FC harus pulang dengan tangan kosong usai menelan kekalahan dari tuan rumah PSMS Medan pada pekan ke-15 Pegadaian Championship musim 2025/2026. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Adhyaksa FC harus pulang dengan tangan kosong usai menelan kekalahan dari tuan rumah PSMS Medan pada pekan ke-15 Pegadaian Championship musim 2025/2026.

Bertanding di Stadion Utama Sumatra Utara, Minggu (11/1/2026), Adhyaksa FC takluk dengan skor tipis 0-1.

Pada pertandingan tersebut, Adhyaksa FC mengawali laga dengan kurang maksimal.

Tekanan tinggi yang langsung diterapkan PSMS Medan membuat tim tamu kesulitan mengembangkan permainan.

Situasi tersebut dimanfaatkan tuan rumah untuk mencetak gol cepat melalui Ari Maring di menit ke-9. 

Gol itu berawal dari  serangab yang  dibangun rapi dari sisi kanan, saat Rudiyana mengirimkan umpan matang ke arah Ari Maring yang berdiri bebas tanpa pengawalan ketat.

Tanpa melakukan kontrol, Ari Maring langsung melepaskan tembakan placing menggunakan kaki kanan.

Bola meluncur deras ke tiang jauh dan gagal diantisipasi oleh kiper Adhyaksa FC. Gol tersebut membuat PSMS Medan unggul sementara 1-0.

Pelatih Adhyaksa FC, Eko Setyawan, mengakui timnya kurang siap di awal laga sehingga harus kebobolan lebih dulu.

Ia menyebut PSMS Medan tampil agresif dengan pressing ketat yang membuat para pemainnya tidak nyaman.

“Di awal pertandingan kami sedikit kesulitan. PSMS melakukan pressing tinggi dan pemain kami kurang siap, sehingga kami kebobolan. Setelah itu kami melakukan perubahan taktik, perubahan formasi, serta pergantian pemain agar bisa lebih mendominasi permainan dan mencoba mengejar ketertinggalan,” ujar Eko Setyawan usai pertandingan.

Menurutnya, perubahan yang dilakukan sebenarnya mampu membuat Adhyaksa FC lebih menguasai jalannya laga.

Beberapa peluang pun berhasil diciptakan, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang tersebut gagal berbuah gol.

“Setelah tertinggal, kami bisa menguasai permainan. Itu menjadi poin positif. Hanya saja finishing kami masih kurang bagus. Ini menjadi catatan penting untuk ke depan, bagaimana peluang yang tercipta bisa dikonversi menjadi gol agar kami bisa memenangkan pertandingan,” tambahnya.

Eko menegaskan kekalahan ini akan menjadi bahan evaluasi bagi timnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved