PSMS Medan
Ayam Kinantan Tersungkur di Bogor, PSMS Medan Kalah 0-1 dari Persikad Depok
PSMS Medan harus mengakhiri laga tandangnya ke markas Persikad Depok dengan hasil pahit.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – PSMS Medan harus mengakhiri laga tandangnya ke markas Persikad Depok dengan hasil pahit.
Dalam lanjutan Pegadaian Championship musim 2025/2026, tim berjuluk Ayam Kinantan itu kalah tipis dengan skor 0-1 pada pertandingan yang digelar di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (3/1/2026).
Sejak peluit awal dibunyikan, Persikad Depok langsung mengambil inisiatif serangan. PSMS Medan pun harus bekerja keras meredam gempuran tuan rumah. Sebuah kesalahan di depan area kotak penalti PSMS berujung hadiah tendangan bebas bagi Persikad. Kapten Persikad, Luthfi Kamal, yang maju sebagai eksekutor, melepaskan tembakan keras ke arah gawang. Namun, penjaga gawang PSMS Medan, Reky Rahayu, tampil sigap dengan menepis bola sehingga hanya menghasilkan sepak pojok.
Tekanan Persikad belum mereda. Pada menit ke-5, kemelut kembali terjadi di depan gawang PSMS Medan. Kim Jeung Ho dan rekan-rekannya berjibaku menutup ruang tembak lawan dan berhasil menyapu bola keluar lapangan, yang kembali berbuah sepak pojok untuk Persikad.
Dalam situasi tersebut, wasit sempat melakukan pengecekan VAR terkait kemungkinan penalti. Fokus wasit tertuju pada kontak kaki antara Erwin Gutawa dan Aul Lubis. Setelah meninjau tayangan ulang, wasit memutuskan tidak memberikan hadiah penalti bagi Persikad Depok.
Menit ke-10, wasit mengeluarkan kartu kuning pertama dalam pertandingan ini. Nico Fernando Sitepu diganjar kartu kuning usai melakukan tekel keras terhadap Ari Maring saat PSMS Medan mencoba melakukan serangan balik.
Memasuki menit ke-13, jalannya pertandingan mulai berjalan lebih seimbang. Kedua kesebelasan saling bergantian melancarkan serangan, meski belum mampu menciptakan peluang bersih yang membahayakan gawang lawan.
Pada menit ke-17, wasit kembali melakukan pengecekan VAR, kali ini terkait kemungkinan kartu merah atas pelanggaran yang dilakukan Kim Jeung Ho saat menghadang laju Faisal Ramadhoni.
Setelah meninjau VAR, wasit memutuskan hanya memberikan kartu kuning kepada kapten PSMS Medan tersebut. Pelanggaran itu sekaligus menghadirkan tendangan bebas bagi Persikad, namun eksekusi Hamzah Deva pada menit ke-20 yang mengirimkan bola ke dalam kotak penalti masih mampu dipatahkan oleh solidnya lini pertahanan PSMS Medan.
Persikad Depok kembali mendapatkan keuntungan pada menit ke-25 setelah Arif Setiawan diganjar kartu kuning akibat menjegal Aul Lubis yang tengah membangun serangan balik. Hingga pertengahan babak pertama, PSMS Medan masih terlihat kesulitan mengembangkan permainan.
Umpan-umpan cepat satu-dua yang diperagakan Persikad membuat lini tengah Ayam Kinantan cukup kewalahan dalam merebut penguasaan bola.
Kartu kuning kembali keluar pada menit ke-29. Kali ini Alif harus menerima peringatan dari wasit usai melakukan tekel keras terhadap Ari Maring.
PSMS Medan akhirnya mencatatkan peluang pertamanya pada menit ke-32. Reiki Fariz yang mendapatkan bola muntah di luar kotak penalti langsung melepaskan tembakan spekulatif menggunakan kaki kiri. Sayangnya, bola yang mengarah ke gawang masih mampu diamankan oleh penjaga gawang Persikad Depok.
Memasuki lima menit terakhir babak pertama, tempo pertandingan kembali berjalan seimbang. Sejumlah peluang yang dibangun kedua tim kerap terhenti sebelum benar-benar masuk ke area kotak penalti.
Pada menit ke-44, Persikad Depok kembali memperoleh tendangan bebas setelah Budhiar melakukan tekel terhadap pemain depan Persikad. Luthfi Kamal kembali dipercaya sebagai eksekutor dan melepaskan tembakan keras ke arah gawang. Reky Rahayu kembali tampil gemilang dengan menepis bola. Bola muntah sempat dimanfaatkan PSMS Medan untuk melancarkan serangan balik melalui Reiki Fariz, namun upaya tersebut terhenti setelah Luthfi Kamal melakukan tekel yang berujung kartu kuning.
| Gol Perdana Clayton Da Silva Jadi Sinyal Positif, Pelatih Sebut Ada Progres di Lini Depan PSMS Medan |
|
|---|
| PSMS Medan U-19 Terpuruk di Dasar Klasemen, Kas Hartadi Soroti Finishing dan Set Piece |
|
|---|
| Nasib PSMS Medan Gagal Promosi ke Super League, Tanggapan Pelatih Ayam Kinantan |
|
|---|
| Julius Raja Soroti Kegagalan PSMS Medan Promosi ke Super League, Tekankan Pentingnya Lobi-lobi |
|
|---|
| SELAMAT Tinggal Super League, PSMS Medan Bertahan Lagi di Championship, Eko Targetkan 5 Besar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Skuat-PSMS-Medan-foto-bersama-sebelum-laga-menghadapi-Persikad-Depok.jpg)