Sabtu, 4 Juli 2026

Sumut Terkini

Harmonisasi Manusia dan Alam dalam Selembar Ulos

Bahan pembuatan ulos terdiri dari benang jenis wol yang diproduksi dari sejenis tumbuhan di daratan Samosir.

Tayang:
Penulis: Eti Wahyuni | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Eti Wahyuni
PRINSIP - Seorang perajin tenun tuna wicara sedang serius melaksanakan aktivitasnya di Kampung Ulos Huta Raja, Samosir, Jumat (3/7/2026). Menggunakan bahan-bahan di sekitar lingkungan, menjadi prinsip yang jalankan para penenun di Kampung Ulos Huta Raja, Samosir hingga hari ini. 

TRIBUN-MEDAN.com, SAMOSIR - Menggunakan bahan-bahan di sekitar lingkungan, menjadi prinsip yang dijalankan para penenun di Kampung Ulos Huta Raja, Samosir hingga hari ini.

Hal ini sekaligus menjadi sebuah simbol harmonisasi adat istiadat masyarakat dengan alamnya. 

Bahan pembuatan ulos terdiri dari benang jenis wol yang diproduksi dari sejenis tumbuhan di daratan Samosir.

Sementara untuk pewarnanya memanfaatkan beragam jenis tumbuhan dan material alam seperti getah kayu jati, serpihan batu hitam, dan tumbuhan lain. 

Kampung Ulos Huta Raja, merupakan salah satu geosite Toba Caldera UNESCO Global Geopark yang menjadi destinasi field trip peserta The 7th Geofest 2026 yang diselenggarakan Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (BP TCUGGp), Jumat (3/7/2026). 

Yanti, seorang pemandu dari Himpunan Pariwisata Indonesia (HPI) mengatakan, pekerjaan ulos dilakukan dengan penuh perhitungan dan kesabaran ekstra sehingga hanya bisa dilakukan orang-orang yang memiliki keterampilan khusus. 

Bagaimana tidak, untuk menghasilkan satu lembar kain ulos, membutuhkan waktu hingga satu bulan. 

"Biasanya menenun ulos dilakukan ibu-ibu di sela pekerjaan utamanya sebagai petani. Jika menenun dilakukan secara intens waktu yang dibutuhkan biasanya satu minggu saja," katanya. 

Untuk satu lembar ulos dihargai bervariasi tergantung tingkat kesulitan. Namun ia memberi gambaran, harganya dibanderol mulai Rp 700.000 hingga Rp 1 juta. 

Kampung Ulos Huta Raja sendiri merupakan sebuah pemukiman dengan jejeran rumah adat khas Batak.

Di masing- masing depan rumah terdapat alat pintal ulos sebagai alat produksi ibu-ibu menenun ulos

Di kampung ini juga terdapat gerai tempat penjualan ulos. Terdapat juga, sebuah coffee shop dengan view Danau Toba yang sangat eksotis.

Selain beragam varian kopi, coklat, dan minuman lain, terdapat juga menu makanan ringan sebagai pelengkap.

Terdapat juga banyak spot foto bernuansa alam yang sangat menarik. 

Saat tiba, rombongan peserta Geofest 2026 disambut tarian tradisional dan bahkan diajak untuk menortor bersama, sebagai ucapan selamat datang dan penghormatan kepada tamu.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Tags
ulos
Sumut
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Round of 32 - Babak 32 Besar
Sabtu, 4 Juli 2026 | 01:00 WIB
Australia
Australia
1 - 1
Egypt
Mesir
Round of 32 - Babak 32 Besar
Sabtu, 4 Juli 2026 | 05:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 2
Cape Verde
Tanjung Verde
Round of 32 - Babak 32 Besar
Sabtu, 4 Juli 2026 | 08:30 WIB
Colombia
Kolombia
1 - 0
Ghana
Ghana
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved