Sumut Terkini
HUT ke-80 Deli Serdang, Bupati: Warga Tak Perlu Takut Berobat karena Tak Punya Biaya
Ucapannya ini disampaikan pada saat memberikan pidato atau sambutan diacara rapat paripurna DPRD Deli Serdang, Rabu (1/7/2026).
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM- Dihari jadi Kabupaten Deli Serdang ke 80 Bupati Deli Serdang, dr Asri Ludin Tambunan memastikan masyarakat Deli Serdang tidak perlu takut lagi untuk berobat dengan alasan tidak mempunyai biaya.
Ucapannya ini disampaikan pada saat memberikan pidato atau sambutan diacara rapat paripurna DPRD Deli Serdang, Rabu (1/7/2026).
Saat momen itu, Bupati yang akrab disapa Aci itu menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan capaian dan prestasi yang sudah dilakukan selama kepemimpinannya dari tahun 2025.
"Dalam periode 20 februari 2025 sampai 30 juni 2026, Pemkab Deli Serdang telah mencatat berbagai kemajuan dan pencapaian pembangunan di berbagai bidang. Dibidang layanan kesehatan dan penguatan fasilitas kesehatan Pemkab Deli Serdang membawa sistem kebijakan pelayanan kesehatan dengan komitmen bahwa tidak ada alasan bagi masyarakat takut untuk berobat karena tidak memiliki biaya," kata Aci.
Melalui berbagai program seperti pas jempol, program layanan kesehatan pasien uregister dan lain-lain, pelayanan kesehatan terus kita permudah dan ditingkatkan. Aci bilang untuk pencapaian Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada tahun 2026 jumlah masyarakat yang telah mendapatkan layanan jaminan kesehatan BPJS gratis yang dibiayai pemerintah mencapai 526.486 jiwa. Disampaikan ini merupakan jumlah terbanyak dari pada tahun tahun sebelumnya.
"Karena meningkat sebanyak 249.406 jiwa dibanding tahun 2025," bilang Aci.
Aci mengakui untuk saat ini Kabupaten Deli Serdang memang sudah menjadi Kabupaten yang berstatus Universal Health Coverage (UHC) namun demikian belum mencapai status UHC Prioritas. Disebut kalau target UHC Prioritas ini dipasang targetnya pada Desember 2026. Meskipun Kabupaten Deli Serdang diawal tahun 2026 masuk kabupaten yang mengalami pemangkasan transfer keuangan daerah (TKD) namun komitmen perlindungan kesehatan bagi masyarakat tetap menjadi prioritasnya.
Wakil Ketua DPRD Deli Serdang, Kuzu Serasi Wilson Tarigan menilai saat ini khusus layanan kesehatan masih ada hal penting juga yang harus ditingkatkan lagi kedepannya. Salah satunya adalah mengenai keberadaan dokter jaga di Puskesmas. Jangan sampai saat masyarakat mau datang berobat di Puskesmas tidak ada dokter.
"Kan sering kita dengar nggak ada dokternya. Hal-hal seperti ini jangan pernah ada lagi. Yang namanya Puskesmas harus adalah dokternya yang standby di situ. Yang rawat inap 24 jam ya harus ada dokternya," kata Kuzu.
Diusia Kabupaten Deli Serdang yang sudah ke 80 semua aspek layanan wajib untuk dibenahi atau ditingkatkan. Politisi Partai Nasdem ini bilang untuk layanan administrasi kependudukan contohnya jangan ada lagi antrian panjang. Ia menilai antrian panjang yang dialami oleh masyarakat bisa terjadi lantaran petugas yang melayani kurang.
"Supaya cepat layanan yang didapatkan masyarakat ya harus ditambah pegawainya. Kan kasihan kita lihat masyarakat datang jauh-jauh seperti ke Mal Pelayanan Publik tapi sampai disitu antri panjang. Berdiri pula antrinya. Tambah saja pegawainya untuk melayani itu kan bisa," Bilang Kuzu.
(dra/tribun-medan.com).
| Realisasi Belanja BBM di Dishub Binjai Jadi Temuan Berulang, Kadishub: Sudah Ditindaklanjuti |
|
|---|
| Aksi Dramatis Damkar Asahan Gerinda Tembok Rumah Demi Selamatkan Kaki Bocah yang Terjepit |
|
|---|
| Polda Sumut Dapat Penghargaan dari Presiden di HUT Bhayangkara 80 |
|
|---|
| Sepekan ke Depan, Sumut Diguyur Hujan Ringan-Lebat di Sore-Malam, BMKG: Siang Tetap Panas |
|
|---|
| Skrining MRSA Digelar di RSP CPL USU, 54 Tenaga Kesehatan Ruang Intensif Ikuti Pemeriksaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/HARIJADI-Bupati-dan-Wakil-Bupati-Deli.jpg)