Sumut Terkini
Cerita Kadus, Diajak Sejumlah Orang Ngaku Polisi Geledah Rumah Warga Terkait Judol di Patumbak
Sejumlah orang yang mengaku dari Polda Sumut juga sempat menunjukkan surat perintah.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
Sebab, usai penggeledahan yang dilakukan sekitar 6 orang mengaku dari tim Direktorat Reserse Siber Polda Sumut perhiasannya senilai Rp 95 Juta hilang.
Akibat kehilangan ini, KDR melapor ke Polsek Patumbak dengan bukti laporan: LP/B/215/V/2026/SPKT POLSEK PATUMBAK, tanggal 7 Mei 2026.
Ahing, saksi di lokasi mengatakan peristiwa penggeledahan berlangsung pada Senin 13 April lalu, sekira pukul 10:00 WIB.
Saat itu, ia baru sampai ke bengkel sepeda motor bernama No Limit Racing Team, melihat ada sekitar enam orang mengendarai mobil datang.
Mereka datang bersama Kepala Dusun, dan mengatakan akan melakukan penggeledahan di rumah toko (Ruko) bertingkat tersebut.
Sejumlah orang yang mengaku personel Direktorat Reserse Siber Polda Sumut mengatakan penggeledahan terkait aktivitas judi online (Judol) dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
"Saya baru datang, ada ramai-ramai, saya tanya ke Admin ngaku dari Polda. Saya tengok sudah di atas semua, itu saya lihat anggota sudah diatas, saya menunggu dibawah,"kata Ahing, Senin (11/5/2026).
Setelah menunjukkan selembar kertas secara kilat, tanpa sempat dibaca, sejumlah pria ngaku Polisi naik ke atas gedung melakukan penggeledahan.
Selesai di lantai atas, mereka turun kebawah untuk menggeledah juga, lalu langsung pergi.
"Setelah melakukan penggeledahan Setelah itu, kira-kira beberapa menit mereka turun, langsung pergi. Mereka mengaku dari Polda Sumut dari Siber."
Ahing mengatakan, kedatangan sejumlah pria untuk mencari SRT, suami dari KDR.
Sehari setelah penggeledahan, KDR baru sadar dirinya kehilangan perhiasan emas yang jika dirupiahkan mencapai Rp 95 juta.
"Mereka ngomong di awal. Yang kalian pencucian uang lah, judol,"ungkapnya.
Mengenai kasus ini, Kapolsek Patumbak Kompol Daulat Simamora mengatakan pihaknya telah menerima laporan KDR.
Ia menyebut anggotanya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara.
Namun ia belum memaparkan apakah yang menggeledah merupakan personel atau hanya mengaku-ngaku saja.
"Anggota sudah olah TKP. Masih berproses,"kata Kapolsek Patumbak Kompol Daulat Simamora.
(Cr25/Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Raih Taxpayer Award, Bank Sumut Perluas Layanan Pembayaran Pajak Digital |
|
|---|
| Kecelakaan Bus Halmahera Tewaskan 4 Orang, Pihak Perusahaan Masih Tunggu Informasi Lapangan |
|
|---|
| Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Soroti Warga Kota Binjai yang Wafat di Kamboja |
|
|---|
| Warga Patumbak Lapor Polisi Kehilangan Emas Rp 95 Juta Usai Rumah Digeledah Ngaku dari Siber Polda |
|
|---|
| Daftar Alat Kelengkapan DPRD Siantar Periode 2024-2029, Mulai dari Komisi Hingga Badan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Supriaman-56-Kepala-Dusun-I-Desa-Patumbak-I-Kecamatan-Patumbak.jpg)