Sumut Terkini

Isu Ramayana di Siantar Tutup, Ini Penjelasan Kadis Perizinan

Terlebih, salah satu Departemen Store Robinson melakukan diskon besar-besaran terhadap produk dagangannnya.

Tayang:
Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Alija Magribi
Pusat Perbelanjaan Ramayana yang saat ini terpantau masih aktif beroperasi di Kota Pematangsiantar, Kamis (7/5/2026) 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR- Isu tutupnya pusat perbelanjaan Ramayana di Kota Pematangsiantar baru-baru ini, membuat masyarakat diliputi tanda tanya.

Terlebih, salah satu Departemen Store Robinson melakukan diskon besar-besaran terhadap produk dagangannnya.

Terkait kabar tersebut, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), M Hamam Sholeh AP menyampaikan bahwa kewenangan pengelolaam tentunya ada di tangan perusahaan.

Sejauh ini, ia tak menerima kabar adanya penutupan keseluruhan merchant di Ramayana

“Yang heboh kemarin kan Robinson-nya melakukan diskon besar-besaran. Nah, kan bukan berarti tanda tutup. Apalagi manajemen pengelolaan gedung Ramayana kan PT-nya berbeda dengan merchant-merchant yang ada di dalam,” kata Sholeh, Kamis (7/8/2026).

Sholeh menyampaikan objek bangunan Ramayana sendiri merupakan hasil kerjasama dengan Pemko Pematangsiantar lewat sistem Bangun Guna Serah (BGS) dengan durasi kontrak sampai tahun 2030 mendatang.

Tentunya Pemko Pematangsiantar sangat pro-aktif terhadap investor dalam memberikan warna pada industri konsumerisme di Siantar

Selain itu, Pemko Pematangsiantar sendiri memiliki space Mall Pelayanan Publik (MPP) di Lantai 3 Ramayana.

MPP tersebut menggandeng belasan instansi vertikal untuk memberikan layanan publik baik pada administrasi kependudukan, perizinan usaha, imigrasi hingga layanan hukum oleh Polres dan Kejaksaan Negeri Pematangsiantar.

“Bahkan kita dengan manajemen Ramayana berencana menyediakan kafetaria untuk MPP. Jadi info (Ramayana) tutup itu tidak benar ya,” kata Sholeh. 


Namun Sholeh sendiri paham betul bahwa kondisi ekonomi global saat ini memang mengalami dinamika yang sulit sehingga berdampak pada daya beli masyarakat dan keputusan para investor atau pengusaha.

(alj/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved