Hari Buruh di Sumut
May Day, Berikut 6 Tuntutan yang Disampaikan Ribuan Buruh ke Gubsu Bobby Nasution
Seribuan buruh terdiri dari 77 serikat pekerja di Sumut menghadiri kegiatan hari buruh yang diadakan di Gedung Serbaguna.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Seribuan buruh terdiri dari 77 serikat pekerja di Sumut menghadiri kegiatan hari buruh yang diadakan di Gedung Serbaguna (GOR) Pancing, Kabupaten Deliserdang, Jumat (1/5/2026).
Pantauan Tribun Medan, Seribuan buruh itu tiba di Gor Pancing pukul 10.00 WIB, sebagian dari mereka ada yang melakukan cek kesehatan hingga mengikuti kegiatan yang telah diadakan Pemprov Sumut.
Kegiatannya, dimulai dari menyaksikan penampilan tari sambutan, mendengar sambutan panitia acara, pembacaan tuntutan, hingga sambutan Gubernur Sumut.
Pada saat pembacaan tuntutan, perwakilan 77 serikat buruh menyampaikan 6 tuntutan. Diantaranya penurunan harga sembako hingga menganggarkan bantuan dari dana APBD untuk pembinaan para buruh.
Menanggapi itu, Gubernur Sumut Bobby Nasution mengatakan, pihaknya akan segera mengkaji enam tuntutan yang diminta para serikat buruh.
"Termasuk tadi enam tuntutan yang disampaikan, Insyaallah mudah-mudahan yang memang bisa kami ambil langsung kebijakannya, dari tingkat provinsi, mudah-mudahan bisa kami eksekusi. Salah satunya, saya minta juga kepada para bupati, wali kota, tadi ada poin saya lihat di situ tentang pengendalian harga bahan pokok," ucapnya saat sambutan, Jumat (1/5/2026).
Bobby meminta, kepala daerah membuat program pasar murah. Karena, program ini cukup membantu masyarakat.
"Nah, ini sama-sama kita minta. Kalau perlu, gantian, Pak. maksudnya kalau boleh kita gantian. Gantian di mana tempat-tempat banyak pekerja, kita buat operasi pasar di sana," jelasnya.
Hal itu, kata Bobby, satu diantara cara untuk mengendalikan harga sembako di Sumut.
"Agar tetap benar-benar mengendalikan harga, kalau tadi disampaikan masalah upah, masalah pendapatan mau setinggi apa pun kalau diikuti dengan kenaikan harga sembako dan yang lainnya, ini juga pasti sama saja. Otomatis kesejahteraan dari para buruh juga pasti akan terseret turun lagi. Oleh karena itu, kita minta sama-sama, Pak Bupati, nanti buat aja di daerahnya,"jelasnya.
Bobby berharap, kepala daerah berperan aktif dalam membuat program pasar murah.
"Kadang-kadang, kalau provinsi masuk, Kadang-kadang Pak Bupati, Pak Wakil Bupati, atau wali kota, sudahlah, biar provinsi saja. Kami tempat yang lain saja," ucapnya.
Kemudian, untuk perumahan subsidi buruh, program ini sudah lama dibuat namun tak kunjung selesai. Untuk itu, Bobby berharap kepala dinas segera menyelesaikan permasalahan ini.
"Yang berikutnya tadi, nah ini saya rasa sudah hampir setahun enggak selesai-selesai ini, rumah. Masalah rumah ini, saya minta tolong diselesaikan segera. Dan Bank Sumut nih, saya minta tolong buat program khusus saja, Pak. Saya sudah minta dari kemarin buat program khusus untuk para buruh," katanya.
Oleh karena itu, hal-hal yang menjadi concern yang bisa menjadi keputusan secara langsung oleh pemerintah provinsi, kami sampaikan ini akan menjadi titik berat yang akan kita diskusikan bersama-sama. Nah, kita ambil keputusan bersama-sama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Perwakilan-77-Serikat-Buruh-saat-membacakan-pernyataan-sikap-di-acara-May-Day.jpg)