Video Gubernur Marahi Camat Tukka di Tapteng Viral, Lambat Tangani Pascabencana

Bobby juga membeberkan alasan yang membuatnya sempat memanas dengan Camat Tukka Kabupaten Tapteng tersebut.

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/Istimewa
MARAHI CAMAT - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution didampingi Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu saat mengunjungi Kecamatan Tukka, Senin (13/4/2026). Pada momen ini, Bobby murka lalu memarahi Camat Tukka Yan Munzir Hutagalung karena dianggap tak becus mendata warga korban banjir. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebuah video Gubernur Sumut Bobby Nasution marah ke Camat  Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah Yan Muzir viral di media sosial.

Dalam video yang diposting di akun instagram resmi Pemprov Sumut itu terlihat, Bobby  Nasution sedang melakukan  peninjauan proyek tanggul di Kelurahan  Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Senin (13/4/2026).

Usai meninjau, Bobby Nasution menilai kinerja Yan Munazir lambat dalam pemantauan proyek tersebut, termasuk penanganan pascabanjir. Padahal Bobby mengatakan, pihaknya telah bersusah payah melobi pemerintah pusat untuk memberikan banyak bantuan di Tapteng.

Menanggapi itu, Bobby menceritakan kronologi kejadian  video viral tersebut. Awal mulanya, katanya, setiap berkunjung ia selalu mendapat keluhan dari warga belum dapat bantuan dari pemerintah.

Sementara di daerahh-daerah lain, kata Bobby, keluhan tetap ada. Namun tidak sebanyak di Tapteng. Padahal ini sudah berapa bulan pascabencana.

Baca juga: ALASAN Gubernur Bobby Marah-marah ke Camat Tukka di Tapteng, Beberkan Kronologi Buat Suasana Panas

"Setiap datang ke Tapteng pasti masyarakat keluhannya belum dapat bantuan. Sementara ketika  kita datang ke daerah bencana lain seperti di Tapsel, Taput, tetangganya saja Sibolga keluhan itu masih ada,  tapi enggak terlalu banyak. Ini hampir setiap titik, setiap kita datangi, keluhannya kalau di Tapteng itu belum dapat bantuan," jelasnya saat diwawancarai usai Ziarah ke Taman Makam Pahlawan untuk memperingati HUT Pemprov Sumut ke-78, Rabu (15/4/2026).

Dikatakannya, pihaknya sudah sering meminta Pemkab Tapteng untuk mempercepat pendataan.

"Sudah sering kita sampaikan, tolong datanya dipercepat. karena itu pure hanya data saja. Bukan bantuannya, tidak ada bantuan ready tapi datanya saja baik dari bawah hingga Pak Bupati-nya (lambat) sudah diingatkan berkali-kali kemarin," ucapnya.

Bobby juga membeberkan alasan yang membuatnya sempat memanas dengan Camat Tukka Kabupaten Tapteng tersebut.

"Yang buat kita agak panas itu, penanganan sungai.  Sekarang kita minta untuk difokuskan. Dari puasa kemarin sudah kita sampaikan itu kita fokuskan. Karena itu, pekerjaan Kementerian PU yang sudah berkontrak satu bulan lalu tapi belum bisa kerja," jelasnya.

Menurutnya, Kementerian PU tidak bisa bekerja membangun tanggul dan sabo dam karena permasalahan lahan.

"Jangan nanti kepala balai kita kena teguran dari Kementetian PU. Itu pekerjaan kementerian PU, bukan Pemprov. Itu kita inginkan segera (dikerjakan) sudah sebulan belum bisa ngapa-ngapain (Kementerian PU) karena persoalan di lapangan kita minta camatnya lah," ucapnya.

Menurutnya, jika semua dari jabatan bawah hingga atas berkolaborasi tentu percepatan pembangunan tanggul dan sabo dam terlaksana dengan baik.

"Saya pernah di wali kota,  kalau camat nungguin, kepala desa nungguin, kepling nugguin, pasti bisa jalan. Ini sudah sebulan mandek. Alasannya banyak sekali masyarakat ini itu. Karena apa? Belum dapat bantuan tadi merasa tanahnya mau diambil untuk pembangunan. Tapi apa-apa belum dapat karena hal seperti itu," ucapnya.

Makanya, kata Bobby, pihaknya menegur keras camat tersebut. Karena belum ada bantuan yang diterima masyarakat.

"Kita minta dan tegur keras itu harus sudah dapat  (bantuannya) semua lah itu. Kalau sudah dapat masyarakat lebih tenang. Kerja pemerintah, uangnya tidak sedikit, uangnya banyak, ini bisa bekerja dengan lancar," jelasnya.

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved