Sumut Terkini

Sebelum Kecelakaan Tragis di Parapat, Truk ODOL Lintasi Banyak Pos PAM Ketupat Toba 2026

Truk Mitsubishi Fuso BK-9283-CE yang dikemudikan sopir berinisial ASL (49) datang dari arah Simpang Palang sebelum kecelakaan di TKP.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
IST
Penampakan Truk ODOL yang menjadi dalang kecelakaan lalu lintas di Simpang Palang - Sitahoan, jalur alternatif Parapat yang tewaskan tiga warga Riau, Kamis (26/3/2026) 

TRIBUN-MEDAN.com SIMALUNGUN- Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Simpang Palang menuju Simpang Sitahoan (Outer Parapat) Kabupaten Simalungun yang menewaskan tiga orang warga Riau pada Selasa (24/3/2026) membuat banyak diminta bertanggung jawab. 

Pasalnya Truk Fuso muatan baja yang menjadi dalang utama kecelakaan tragis tersebut melintas saat masa larangan truk Over Dimensi Over Load (ODOL) berlaku yaitu 13-29 Maret 2026 sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) dengan nomor KP-DRJD 854 Tahun 2026; HK.201/1/21/DJPL/2026; Kep/43/II/2026; dan 20/KPTS/Db/2026 yang ditandatangani oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Korlantas Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU).

Truk Mitsubishi Fuso BK-9283-CE yang dikemudikan sopir berinisial ASL (49) datang dari arah Simpang Palang sebelum kecelakaan di TKP.

Diduga truk lolos dari Pospam Ketupat Toba 2026 yang ada di Simpang Palang, Pospam Simpang II Siantar, dan beberapa pospam atau pos pelayanan lainnya. 

Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Simalungun Firdaus Girsang yang dikonfirmasi wartawan turut bungkam. 

Akibat dari kecelakaan ini, Toyota Kijang Super BM-1796-UL yang dikemudikan rombongan keluarga asal Rokan Hilir, Simalungun mengalami duka yang sangat dalam. Tiga dari enam anggota keluarga yang menumpang meninggal dunia. 

Mereka yang meninggal yakni Sunarno (Perkiraan 50 tahun) - Sopir; Jihan Meilani Nst (17) dan Yeni Hafizah Putri (17) yang merupakan saudara sepupu Jihan Meilani. 

Aminullah, ayah korban meninggal dunia (Jihan Meilani) meminta tanggung jawab pihak terkait termasuk sopir dan pemilik truk yang menewaskan keluarganya. 

"Tolong lah ya, Bang. Sampaikan ini ke mereka. Anak kami udah nggak ada," ujar Aminullah yang nggak mampu berbicara lebih panjang. 

(alj/tribun-medan.com) 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved