Asahan Terkini

MBG Tetap Dibagikan Selama Bulan Ramadan, Ini Menunya di Tanjungbalai

Pemenuhan gizi bagi anak usia dini dan pelajar tetap dilakukan meskipun di Bulan Ramadan.

|
TRIBUN MEDAN/Alif Al Qadri Harahap
MENU MBG - Wakil Walikota Tanjungbalai, Muhammad Fadli Abdina melakukan pengecekan SPPG di Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Rabu (25/2/2026). MBG tetap dibagi dengan menu kering. 

TRIBUN-MEDAN.com, TANJUNGBALAI - Pemenuhan gizi bagi anak usia dini dan pelajar tetap dilakukan meskipun di Bulan Ramadan. Makan bergizi gratis (MBG) dibagikan meski para siswa dalam kondisi berpuasa.

Namun, pembagian dan penerapannya berbeda dengan hari-hari biasa diluar bulan puasa. Bagi para siswa akan diberikan menu kering untuk menu berbuka puasa dan sahur.

Mulai dari susu, jus, kacang-kacangan, buah, roti, telur, hingga kue kering dijadikan sebagai menu dalam MBG agar memenuhi gizi anak.

Namun, dari amatan tribun-medan.com, kurma dan roti menjadi menu yang paling sering diterima oleh para siswa.

Untuk memastikan agar MBG tidak diselewengkan dan penempatan gizi yang tepat, Wakil Walikota Tanjungbalai, Muhammad Fadli Abdina mensidak sejumlah SPPG di Kota Tanjungbalai.

Menurutnya, sejauh ini ada 16 SPPG di Kota Tanjungbalai, dan masih beberapa saja yang di disidak oleh Wakil Walikota Tanjungbalai itu.

"Hari ini kami melakukan sidak di Teluk Nibung, dan ini hari kedua kami melakukan sidak untuk memastikan terjaganya mutu MBG yang dibagikan," kata Wakil Walikota Tanjungbalai, Muhammad Fadli Abdina, Rabu (25/2/2026).

Lanjutnya, selain mutu, kehigenisan tetap harus dijaga meskipun dapur tidak sesibuk hari biasanya. Apalagi, saat ini dapur SPPG hanya menyediakan menu-menu kering.

"Menu-menu kering tetap dibagikan untuk memenuhi gizi anak. Agar para siswa, ibu hamil, dan ibu menyusui sebagai penerima manfaat dapat terpenuhi dan sesuai dengan standar gizinya," katanya.

Ia juga mengaku, membawa ahli gizi dari dinas kesehatan untuk mengetahui secara pasti komposisi gizi yang diterima oleh penerima manfaat.

"Kami juga merekomendasikan kepada dapur karena kurangnya aktifitas kerja di dapur, agar memanfaatkan dan menggandeng UMKM untuk memenuhi MBG, seperti pemenuhan karbohidrat, roti," katanya.

Ia mengaku, dengan pemanfaatan UMKM ini, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan perputaran uang di Kota Tanjungbalai semakin aktif.

(cr2/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved