Enam Event Seni dan Budaya Sumut Masuk KEN, Perkuat Branding Daerah

kegiatan ini dilakukan juga untuk mendorong pergerakan wisatawan nusantara yang saat ini trennya cukup meningkat secara signifikan

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/Instagram Disbudparekraf Sumut
CALENDER OF EVENT - Screenshoot enam event Sumut yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia di tahun ini,Senin (2/2/2026). Disbudparekraf Sumut mengadakan puluhan kegiatan dari kab/kota yang digabung dalam Calender Of Event (COE). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Kadisbudparekraf) Sumut Yuda Pratiwi Setiawan mengatakan, sebanyak 51 kegiatan (event) seni dan budaya akan dilakukan di 33 kabupaten/kota se-Sumut pada tahun 2026 ini.

Menurut Yuda, kegiatan ini diadakan untuk memperkuat branding setiap daerah kabupaten/kota Sumut. Selain itu memberikan kepastian jadwal kunjungan bagi wisatawan.

Bukan hanya itu, kata Yuda, kegiatan ini dilakukan juga untuk mendorong pergerakan wisatawan nusantara yang saat ini trennya cukup meningkat secara signifikan serta meningkatkan perekonomian di Sumut.

"Puluhan berbagai ragam kegiatan itu bernama Calendar of Event. Dalam kegiatan ini menghadirkan berbagai festival, mulai dari budaya dan tradisi, pesta rakyat, karnaval seni, sport tourism bertaraf nasional dan internasional, festival musik dan paduan suara, hingga ajang fashion dan ekonomi kreatif,” jelasnya, Senin (2/2/2026).

Diterangkannya, dalam pemilihan yang cukup ketat, ditetapkan 36 event unggulan dari total 51 event yang tersebar di 33 kabupaten/kota.

Baca juga: Peluncuran Calendar of Event Sumut Tahun 2026, Ada Pesta Budaya Oang-Oang dari Pakpak Bharat

Dikatakannya, dari puluhan event tersebut, enam di antaranya masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

"Seperti event Manaiamolo Fest di Kabupaten Nias Selatan, Samosir Music International di Kabupaten Samosir, Festival Bunga dan Buah di Kabupaten Karo, Berlabuh di Kabupaten Deliserdang, Gelar Melayu Serumpun di Kota Medan, serta Gebyar Batubara Beranjak di Kabupaten Batubara,” ucapnya.

Selain itu, event Sumut pada tahun 2026 juga akan dimeriahkan oleh berbagai event kelas dunia lainnya serta event bertema ekonomi kreatif dan fashion. Namun, ia tak merincikan secara detail event internasional apa aja yang akan dilaksanakan tahun ini di Sumut.

"Kami berharap pelaksanaan event di tahun 2026 dapat berjalan dengan baik seperti event tahun 2025 yang telah dilaunching pada tahun sebelumnya,” katanya.

Dijelaskannya juga, sektor pariwisata Sumut terus menunjukkan tren positif. Realisasi kunjungan wisatawan mancanegara hingga November 2025 mencapai 268.939 kunjungan atau meningkat 15,5 persen dibandingkan tahun 2024.

“Kami optimistis dengan sinergi konsep pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, komunitas, industri, dan media, angka ini akan terus tumbuh di tahun 2026,” ucapnya.

 

 

 

 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved