Berita Labuhanbatu Selatan
Warga Labusel Resah Judi Menjamur, Begini Respons Kapolsek dan 'Koordinator Judi' Mendadak Muncul
Praktik perjudian jenis tebak angka (togel) dan meja tembak ikan dilaporkan menjamur di wilayah hukum Polsek Kampung Rakyat, Labusel.
Penulis: Ali Yasil Sagala | Editor: Randy P.F Hutagaol
Ringkasan Berita:1. Praktik judi togel dan meja tembak ikan dilaporkan merajalela di wilayah hukum Polsek Kampung Rakyat, Labuhanbatu Selatan, khususnya di Desa Teluk Panji dan Desa Tanjung Medan.2. Masyarakat mengeluhkan adanya dugaan pembiaran oleh aparat karena aktivitas ilegal tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun.3. Muncul pria mengaku "koordinator judi" yang mencoba menyuap media agar berita tidak tayang, dan mengklaim mendapatkan nomor kontak wartawan langsung dari Kapolsek AKP Ilham Lubis.
TRIBUN-MEDAN.COM, LABUHANBATU SELATAN – Praktik perjudian jenis tebak angka (togel) dan meja tembak ikan dilaporkan menjamur di wilayah hukum Polsek Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel).
Masyarakat mulai menyuarakan keresahan mereka atas maraknya aktivitas ilegal yang seolah tidak tersentuh hukum ini.
Suratmi, warga Desa Teluk Panji, mengungkapkan bahwa praktik judi di desanya sudah merambah ke berbagai titik.
"Menjamur lah di Desa Teluk Panji ini praktik judi, baik itu judi togel maupun meja ikan-ikan," jelasnya kepada Tribun Medan, Selasa (16/12/2025).
Berdasarkan informasi warga, salah satu lokasi judi meja ikan berada di Dusun I Sei Kalam, tepatnya di sebuah warung yang bersebelahan dengan tempat pencucian kendaraan (doorsmeer). Mardiaya (44), warga lainnya, meminta aparat penegak hukum bertindak tegas.
"Kami minta aparat bertindak tegas terkait maraknya judi meja ikan maupun tebak angka di wilayah ini," tegasnya.
Bandar Berinisial A Diduga Beroperasi Bertahun-tahun
Selain di Teluk Panji, aktivitas serupa juga marak di Desa Tanjung Medan. Seorang warga berinisial S. Silalahi menyebutkan bahwa bisnis judi tebak angka di sana dikendalikan oleh pria berinisial A.
"A itu bandarnya, sudah bertahun-tahun menjalankan bisnis judi tebak angka," ungkap S. Silalahi.
Ia mengaku sudah berulang kali memberikan informasi kepada pihak Polsek Kampung Rakyat. Namun bukannya diberantas, praktik judi di wilayah tersebut justru semakin merajalela.
Sikap Kapolsek dan Munculnya "Koordinator Judi"
Upaya konfirmasi dilakukan oleh Tribun Medan dengan mendatangi Mapolsek Kampung Rakyat, namun Kapolsek AKP Ilham Lubis tidak berada di kantor.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengenai maraknya judi tersebut, ia memberikan jawaban singkat.
"Terima kasih, kita akan lakukan pengecekan," tulis AKP Ilham Lubis, Selasa (16/12).
Menariknya, hanya berselang beberapa jam setelah konfirmasi tersebut, seorang pria berinisial S. Damanik menghubungi reporter Tribun Medan.
Ia mengaku sebagai koordinator judi di wilayah Kampung Rakyat dan menawarkan agar berita tersebut tidak diterbitkan.
"Apa yang bisa kita bantu, salah komunikasi saja kita ini," ujar S. Damanik, yang secara blak-blakan mengaku mendapatkan nomor telepon reporter langsung dari Kapolsek AKP Ilham Lubis.
Terkait munculnya sosok yang mengaku sebagai koordinator judi dan dugaan pemberian nomor kontak oleh pihak kepolisian, AKP Ilham Lubis memilih bungkam dan tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.
Kekhawatiran warga akan adanya dugaan pembiaran oleh Polsek Kampung Rakyat kini semakin menguat, menyusul upaya "koordinasi" dari pihak bandar sesaat setelah media melakukan konfirmasi kepada pimpinan kepolisian setempat.
(cr9/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kapolsek-Kampung-Rakyat-AKP-Ilham-Lubis_Maraknya-Perjudian-di-Kampung-Rakyat_.jpg)