WBP Rutan Tanjung Pura Diungsikan ke Lapas Binjai

Pasalnya bencana banjir yang merendam separuh lebih kecamatan di Langkat, berdampak terhadap aktivitas rumah tahanan.

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Eti Wahyuni
IST/Dok Lapas Kelas IIA Binjai
WBP - Ratusan warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada Rutan Tanjung Pura, diungsikan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai, Sumatra Utara, Kamis (4/12/2025). 

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Ratusan warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada Rutan Tanjung Pura, diungsikan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai.

Pasalnya bencana banjir yang merendam separuh lebih kecamatan di Langkat, berdampak terhadap aktivitas rumah tahanan.

Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Lapas Binjai, Serikat Sembiring menjelaskan, pihaknya menerima warga binaan pemasyarakatan dari Rutan Pangkalan Brandan serta Rutan Tanjung Pura.

"Belum lama ini, kami Lapas Binjai menerima 419 warga binaan pemasyarakatan dari Rutan Pangkalan Brandan dan Rutan Tanjung Pura," kata Serikat, Kamis (4/12).

Serikat menjelaskan, Lapas Binjai menjadi lokasi pengungsian sementara WBP dari dua rutan di Langkat, menyusul bencana banjir.

Baca juga: Rutan Kelas IIB Pangkalan Brandan Kebanjiran, Ratusan Warga Binaan Dikabarkan Dipindahkan ke Binjai

"WBP dari dua rutan di Langkat tiba di Binjai pada malam hari. Mereka di sini sampai batas waktu yang belum ditentukan," ucap Serikat.

Lanjut Serikat, ketika banjir surut total di Rutan Tanjung Pura dan Pangkalan Brandan, mereka akan dikembalikan.

"Dengan bertambahnya WBP dari dua rutan di Langkat, jumlah WBP di Lapas Binjai sekitar 1.989 orang," ujar Serikat.

Kondisi Rutan Tanjungpura dilaporkan saat ini masih tergenang banjir. Terlebih, kondisi Rutan Tanjung Pura memang rendah dibanding Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) Medan-Aceh.

Karena itu, kondisi Rutan Tanjung Pura hingga kini masih tergenang banjir.

"Ya benar, hampir seluruh WBP di Rutan Tanjung Pura dipindahkan ke Lapas Binjai," kata Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Rutan Tanjung Pura, Efri Yanto.

Saat ini, Rutan Tanjung Pura tidak memberikan pelayanan.

"Tersisa tinggal tamping (tahanan pendamping), dan yang kami pindahkan sementara akan dikembalikan ke Rutan Tanjung Pura ketika memang kondisi sudah benar-benar total membaik," ucap Efri.

Dalam laporan BPBD Langkat, ada 16 kecamatan yang terdampak bencana banjir. Hingga kini, 437 ribu lebih jiwa yang terdampak.

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved