200 Unit Rumah Subsidi tanpa DP, untuk Guru yang Belum Memiliki Rumah
Dikatakannya, nantinya penyaluran kredit perumahan subsidi untuk guru akan dilakukan melalui Bank Sumut.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumut Bobby Nasution memberikan 200 unit rumah subsidi untuk guru yang belum memilik rumah. Hal itu, dikatakan Bobby, saat kegiatan perayaan Hari Guru di Pemprov Sumut, Selasa (25/11).
Menurut Bobby, seluruh guru bisa mendapatkan rumah tersebut dengan mudah. Selain itu, pemerintah akan menanggung DP rumah tersebut. DP gratis tersebut berlaku untuk guru yang hendak membeli rumah pada tahun ini.
"Saya sediakan kuota 200 rumah subsidi untuk bapak ibu guru sekalian. Bantuan dari kami, biasanya kan DP itu lumayan tinggi, tapi sebagai kado dari kami Pemprov Sumut kami beri DP-nya free sampai akhir tahun ini," ucapnya, Selasa (25/11/2025).
Dikatakannya, nantinya penyaluran kredit perumahan subsidi untuk guru akan dilakukan melalui Bank Sumut.
"Program tiga juta rumah subsidi ini, merupakan program Pak Presiden. Itu memang diperuntukkan untuk masyarakat kita, yang syarat utamanya belum memiliki rumah," jelasnya.
Baca juga: Pemprov Sediakan 16 Ribu Unit Rumah Subsidi, 60 Persen Proyek Anggota REI untuk MBR
Ia berharap guru bisa menjadi mitra dalam menyerap program tiga juta rumah tersebut.
"Jadi silakan guru-guru yang mau ambil, 100 untuk yang PPPK dan ASN, 100 untuk yang guru swasta (honorer). Silakan pilih rumahnya ada yang sudah siap huni, di beberapa daerah, kecuali Medan," tuturnya.
Ia pun meminta Dinas Pendidikan Sumut agar bisa mengarahkan para guru untuk memilih rumah yang hendak dibeli nantinya.
"Nanti silahkan Dinas Pendidikan koordinasi dengan cabang dinas-nya agar bisa mengarahkan guru-gurunya terkait program ini," katanya.
Selain itu pada Hari Guru juga, Bobby berjanji akan memperbaiki bangunan SMAN 1 Satu Atap Pulau Simuk Nias. Perjanjian itu dibuat Bobby saat melakukan dialog interaktif dengan para guru dan siswa SMAN 1 Satu Atap Pulau Simuk secara Zoom, kemarin.
Awalnya Bobby menanyakan kondisi sekolah yang berada di Kabupaten Nias Selatan tersebut. Kemudian, Bobby pun mendengarkan keluhan para guru di sekolah tersebut.
"Kondisinya begini Pak, bangunannya kurang baik, atap bocor. Guru di sini ada 12 orang," jawab guru SMAN 1 Satu Atap Pulau Simuk.
Mendengar itu, Bobby berjanji untuk memperbaiki sekolah serta akan menambah honor guru dan Kepsek melalui tunjangan Dana Daerah Terpencil (Dacil) untuk guru di sana.
"2026 akan kami perbaiki sekolahnya, jadi bisa belajar dengan nyaman. Mohon maaf selama ini kami dari Pemprov kalau masih ada kekurangan, tapi tugas dan semangat kita untuk membangun generasi harus terus ada. Untuk gaji kepala sekolah dan guru nanti bisa ditambah melalui tunjangan dacil," tuturnya.
Selain itu, Bobby meminta agar Bank Sumut dapat membuat layanan perbankan di Pulau Simuk. Hal tersebut karena para guru kesulitan untuk menerima gaji. Hal itu dikarenakan banyak guru yang kesulitan ambil gaji di bank. Terutama saat cuaca tidak baik.
"Berarti kalau ambil gaji harus ke Pulau Tello ya? Baik nanti Bank Sumut bisa buka layanan perbankan di Pulau Simuk," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Gubernur-Sumut-Bobby-Nasution-saat-memberi-sambutan-pada-kegiatan-_1.jpg)