Berita Olahraga

Paya Bakung FC vs PS Kwarta di Final Liga 4 Piala Gubernur Sumatera Utara 2025/2026

PS Kwarta tampil dominan dan meyakinkan di babak semifinal, sementara Paya Bakung FC menciptakan kejutan besar dengan menyingkirkan tim unggulan.

Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
IST
FINAL LIGA 4 SUMUT- Pemain Paya Bakung FC merayakan kemenangan atas Binjai City Sport Club di babak semifinal, di Stadion Mini Disporasu, Selasa (14/4/2026) lalu. Paya Bakung FC akan berhadapan dengan PS Kwarta di babak final Liga 4 Piala Gubernur Sumatera Utara.  

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Kompetisi Liga 4 Piala Gubernur Sumatera Utara musim 2025/2026 memasuki partai puncak.

Dua tim terbaik, Paya Bakung FC dan PS Kwarta, dipastikan akan saling berhadapan dalam laga final yang digelar di Stadion Mini Disporasu, Jumat (17/4/2026).

Kedua tim melangkah ke partai puncak dengan cara yang berbeda.

PS Kwarta tampil dominan dan meyakinkan di babak semifinal, sementara Paya Bakung FC menciptakan kejutan besar dengan menyingkirkan tim unggulan.

Pada semifinal pertama, kejutan terjadi saat Binjai City Sport Club yang sebelumnya tampil sempurna dengan rekor 100 persen kemenangan harus tersingkir.

Menghadapi Paya Bakung FC, kedua tim bermain imbang tanpa gol hingga 120 menit pertandingan.

Sejak awal laga, duel berlangsung sengit dengan intensitas tinggi.

Binjai City mengandalkan pemain berpengalaman seperti Aldino Herdianto dan Yusrizal Muzakki untuk membongkar pertahanan lawan. 

Sejumlah peluang emas pun tercipta, namun solidnya lini belakang Paya Bakung serta penampilan gemilang penjaga gawang membuat gawang mereka tetap aman.

Peluang terbaik Binjai City hadir pada menit ke-33 melalui titik penalti usai pelanggaran terhadap Sanjay.

Namun, eksekusi Yusrizal Muzakki berhasil digagalkan oleh kiper Paya Bakung yang tampil heroik dengan menepis bola menggunakan kaki.

Skor 0-0 bertahan hingga babak kedua bahkan sampai perpanjangan waktu. Laga pun harus ditentukan melalui drama adu penalti.

Dalam babak tos-tosan, tekanan tinggi langsung terasa. Dua penendang pertama dari masing-masing tim sama-sama gagal, yakni Azril dari Paya Bakung dan Aldino dari Binjai City.

Namun, Paya Bakung tampil lebih tenang pada momen krusial. Empat penendang berikutnya Panji, Habib, Indra, dan Sanzai berhasil menunaikan tugas dengan sempurna. Sementara Binjai City hanya mampu mencetak tiga gol melalui Aditya, Dwi, dan Khadafi.

Penentuan terjadi pada penendang kelima Binjai City, Dimas Sumantri, yang gagal mengeksekusi penalti setelah kembali digagalkan kiper Handoko.

Paya Bakung pun memastikan kemenangan 4-3 dalam adu penalti dan melangkah ke final untuk pertama kalinya.

Sementara itu, pada semifinal lainnya, PS Kwarta menunjukkan kelasnya dengan menaklukkan Batubara United secara meyakinkan dengan skor 4-1.

Kwarta langsung membuka keunggulan cepat melalui gol Fatihul Alim pada menit ke-3. Batubara United sempat mencoba merespons melalui Aldo, namun upaya tersebut mampu diredam lini pertahanan Kwarta yang dikomandoi kapten Dhanu Subrata.

Memasuki babak kedua, dominasi Kwarta semakin terlihat. Muhammad Othis menggandakan keunggulan pada menit ke-63.

Tak lama berselang, Kwarta mendapatkan hadiah penalti setelah Nofin dijatuhkan di kotak terlarang, yang sukses dieksekusi Miswandi menjadi gol ketiga.

Adly Ronand Prayugha kemudian memperlebar jarak menjadi 4-0 pada menit ke-71.

Batubara United hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol penalti Aldo di penghujung laga. Pertandingan pun ditutup dengan kemenangan telak 4-1 untuk PS Kwarta.

Penampilan impresif penjaga gawang Kwarta, Aulia Rahman, juga menjadi salah satu kunci kemenangan dengan sejumlah penyelamatan penting yang menggagalkan peluang lawan.

Menjelang laga final, kedua tim mengaku siap tampil maksimal.

Asisten pelatih Paya Bakung FC, Dedi Kurniawan, menegaskan bahwa timnya tidak melakukan persiapan khusus, namun lebih menekankan pada fokus dan konsentrasi pemain.

“Kami hanya mengingatkan pemain untuk tetap fokus dan sadar bahwa ini adalah laga final, tentu berbeda dengan pertandingan sebelumnya. Target kami jelas, juara, apalagi sudah sampai di titik ini,” kata Dedi kepada Tribun Medan.

Ia juga menilai PS Kwarta sebagai tim yang solid dengan komposisi pemain yang merata dan kekompakan tinggi.

Meski demikian, ia meminta anak asuhnya untuk tidak terlalu memikirkan kekuatan lawan.

“Kami fokus pada permainan sendiri, tidak perlu melihat siapa lawan. Yang penting konsentrasi dan menjalankan strategi,” tambahnya.

Terpisah, pelatih kepala PS Kwarta, Irwansyah Panjaitan, memastikan seluruh pemain dalam kondisi siap tempur.

“Kita sudah siap 100 persen. Semua tim punya kekuatan yang hampir sama, tinggal bagaimana kita memanfaatkan peluang sekecil apa pun menjadi gol,” katanya.

Diakui Irwansyah, pihaknya telah mempelajari pola permainan Paya Bakung FC secara mendalam.

Ia menilai, kekuatan utama lawan terletak pada kecepatan serangan, khususnya melalui sektor sayap yang kerap merepotkan pertahanan lawan.

Menurutnya, hal tersebut akan menjadi perhatian utama timnya dalam laga final.

Ia menegaskan, antisipasi terhadap pergerakan cepat pemain sayap Paya Bakung menjadi kunci agar PS Kwarta tidak kecolongan.

“Mereka punya pemain sayap yang cepat, itu yang harus kita antisipasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Irwansyah menegaskan bahwa timnya akan berjuang habis-habisan demi mewujudkan target juara yang telah dicanangkan sejak awal kompetisi.

Ia tidak ingin kegagalan di partai final musim lalu kembali terulang.

Mengingat,PS Kwarta juga berhasil menembus final pada edisi sebelumnya.

Namun, langkah mereka untuk mengangkat trofi harus terhenti setelah takluk 0-1 dari Victory Dairi yang keluar sebagai juara.

Kekalahan tersebut menjadi pelajaran berharga sekaligus motivasi tambahan bagi tim untuk menuntaskan misi juara musim ini.

“Kita ingin menang di setiap pertandingan. Kalau bisa juara, tentu lebih baik agar ke tingkat nasional tidak ada kekhawatiran lagi,” pungkasnya.

Laga final ini dipastikan berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama memiliki motivasi tinggi untuk menutup kompetisi dengan gelar juara.

(Cr29/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved