Berita Olahraga

Bonus Atlet APG Cair Jelang Lebaran, NPCI Sumut Apresiasi Pemerintah dan Ingatkan Bijak Gunakan

Pencairan bonus ini disambut penuh suka cita oleh seluruh keluarga besar NPCI, terlebih momen ini bertepatan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
IST
Foto bersama Ketua NPC Sumut Alan Sastra Ginting (kanan) dengan Riadi (tengah) dan Nur Ferry (kiri) setelah meraih medali di  cabor atletik pada ASEAN Para Games XIII Thailand 2026. Bonus atlet peraih medali ASEAN Para Games (APG) XIII Thailand resmi dicairkan Pemerintah Pusat.  

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Kabar menggembirakan datang bagi para atlet, pelatih, dan ofisial National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumatera Utara (Sumut) yang telah mengharumkan nama bangsa di ajang ASEAN Para Games (APG) XIII Thailand, 20–26 Januari 2026.

Pemerintah Republik Indonesia secara resmi telah mencairkan bonus bagi para peraih medali pada ajang multi-event olahraga disabilitas terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Pencairan bonus ini disambut penuh suka cita oleh seluruh keluarga besar NPCI, terlebih momen ini bertepatan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Adapun besaran bonus yang diberikan pemerintah cukup memuaskan. Untuk peraih medali emas kategori individu diganjar Rp1 miliar.

Sementara emas nomor ganda memperoleh Rp800 juta per orang, dan emas beregu Rp500 juta per orang.

Untuk medali perak, atlet individu mendapatkan Rp315 juta, ganda Rp252 juta, dan beregu Rp220,5 juta per orang. Sedangkan peraih medali perunggu memperoleh Rp157 juta untuk individu, Rp152 juta untuk ganda, dan Rp110 juta untuk nomor beregu.

Ketua Umum NPCI Sumut, Alan Sastra Ginting, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi kepada pemerintah, khususnya Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, atas perhatian yang diberikan kepada atlet disabilitas.

“Kita mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan juga Kemenpora yang telah mencairkan bonus bagi atlet-atlet ASEAN Para Games. Apalagi ini diberikan menjelang Lebaran, tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi seluruh atlet, pelatih, dan ofisial,” ujar Alan kepada Tribun Medan.

Alan menegaskan, bonus yang diberikan pemerintah diharapkan dapat dimanfaatkan dengan bijak oleh para atlet. Ia mengingatkan agar dana tersebut tidak dihabiskan untuk hal-hal yang tidak produktif, melainkan dijadikan sebagai investasi masa depan.

“Dari awal saya sudah sampaikan kepada seluruh atlet yang menerima bonus agar benar-benar memanfaatkannya dengan baik. Ini jumlahnya sangat besar dan tidak ada perbedaan dengan atlet SEA Games. Gunakan untuk hal yang bermanfaat, terutama sebagai investasi jangka panjang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Alan menyebutkan bahwa capaian atlet Sumut di ajang APG XIII Thailand juga patut diapresiasi.

Dari total 15 atlet asal Sumut yang memperkuat kontingen Indonesia, mereka berhasil menyumbangkan 15 medali emas, 13 medali perak, dan 4 medali perunggu.

Kontribusi tersebut turut membantu Indonesia finis di peringkat kedua klasemen akhir dengan total perolehan 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu.

Menurut Alan, pemberian bonus ini tidak hanya menjadi bentuk penghargaan atas prestasi, tetapi juga diharapkan mampu memotivasi atlet-atlet lain yang belum berkesempatan tampil di ajang internasional.

“Ini menjadi motivasi besar bagi atlet lain. Saya sudah sampaikan juga kepada mereka bahwa bonus ini bukan untuk menimbulkan kecemburuan, tetapi menjadi dorongan positif agar semakin semangat berlatih dan berprestasi,” katanya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved