Berita Olahraga
Perdana Ramadan Tanpa Keluarga, Rudi Irwansyah Tetap Total Dampingi Medan Falcons Tirta Bhagasasi
Rudi mengakui, momen Ramadan kali ini menjadi pengalaman perdana baginya berada jauh dari rumah.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Asisten pelatih tim voli Medan Falcons Tirta Bhagasasi, Rudi Irwansyah, harus menjalani awal Ramadan 1447 Hijriah dengan suasana berbeda.
Untuk pertama kalinya, pelatih asal Kota Medan itu merasakan bulan suci jauh dari keluarga tercinta karena tuntutan tugas mendampingi tim dalam mengarungi kompetisi Proliga 2026.
Rudi mengakui, momen Ramadan kali ini menjadi pengalaman perdana baginya berada jauh dari rumah.
Pada tahun 2024 sebelumnya, meski disibukkan dengan persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON), ia masih bisa berkumpul dengan keluarga karena pemusatan latihan berlangsung di Binjai yang lokasinya relatif dekat dari Medan.
“Kalau Ramadan yang jauh, kayaknya iya. Ini pertama kali. Tahun lalu memang banyak persiapan PON, tapi waktu itu kami persiapan di Binjai, jadi masih dekat dengan rumah,” ungkap Rudi.
Menurut Rudi, keluarga sudah memahami konsekuensi profesinya sebagai pelatih yang kerap berada di luar daerah saat kompetisi berlangsung.
Dukungan penuh dari keluarga menjadi kekuatan tersendiri baginya untuk tetap fokus menjalankan tanggung jawab bersama tim.
“Intinya tidak masalah. Keluarga juga mendukung dan mensupport karena mereka sudah tahu setiap kejuaraan kami pasti berada di luar daerah. Di luar bulan Ramadan pun sering juga ditinggal, jadi sebenarnya sama saja,” katanya.
Meski demikian, ia tak menampik ada suasana kebersamaan yang terasa berbeda saat Ramadan dijalani tanpa keluarga. Momen berbuka puasa bersama, sahur, hingga kegiatan sederhana seperti ngabuburit sore hari menjadi hal-hal kecil yang paling dirindukan.
“Kalau yang sedikit kurang itu di bulan Ramadan ini biasanya bisa kumpul bareng, buka bersama atau ngabuburit sore jalan-jalan. Itu yang terasa sedikit kurang pada Ramadan kali ini,” ungkapnya.
Beruntung, kemajuan teknologi membantu mengurangi rasa rindu tersebut. Rudi mengaku rutin berkomunikasi dengan keluarga melalui sambungan telepon dan video call setiap hari.
“Zaman sekarang sudah canggih. Kami bisa video call setiap hari. Untuk mengobati dan mengurangi rasa rindu, ya rajin komunikasi dengan keluarga,” tuturnya.
Setelah seri Proliga di Sumatera Utara berakhir, Rudi memang belum langsung kembali ke Medan. Pasalnya ia bersama tim harus melanjutkan seri Proliga 2026 lainnya di Pulau Jawa.
Rudi menjelaskan, timnya gagal melaju ke babak final four, dengan pertandingan terakhir digelar pada 28 Februari. Rencananya, ia baru bisa pulang ke Medan pada Maret mendatang.
“Setelah itu sudah bisa kembali. Jadi Lebaran masih bisa bersama keluarga, karena Maret sudah kembali ke Medan,” jelasnya.
Medan Falcons
| KBI Sumut Genjot Persiapan Atlet, Tes Fisik Formatif Jadi Tolok Ukur Awal Program PPI KONI |
|
|---|
| Payabakung FC dan PS Kwarta Raih Kemenangan di Laga Pembuka 6 Besar Liga 4 Sumut |
|
|---|
| NPCI Sumut Jaring 4 Atlet Muda, Siapkan Regenerasi Para Swimming |
|
|---|
| KBI Medan Gelar Open Tournament Kickboxing 2026, Ajang Seleksi Menuju Porprov Sumut |
|
|---|
| Turnamen Ekshibisi PTMSI Gunungsitoli Sukses Digelar, Jadi Ajang Silaturahmi Pecinta Tenis Meja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Asisten-pelatih-Medan-Falcons-Tirta-Bhagasasi-Rudi.jpg)