Sumut Terkini

Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Medan 2026 Resmi Dibuka, 565 Atlet Unjuk Kemampuan

Pengcab Taekwondo Indonesia (TI) Kota Medan menggelar Kejuaraan Taekwondo memperebutkan Piala Wali Kota Medan Tahun 2026.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/APRIANTO TAMBUNAN
KEJUARAAN TAEKWONDO - Foto Kadispora Medan Tengku Chairuniza (tengah), Waketum Pengprov TI Medan Rezeki Karo (tiga kanan) dan para tamu yang hadir bersama para peserta dalam pembukaan Kejuaraan Taekwondo memperebutkan Piala Wali Kota Medan Tahun 2026 yang berlangsung di berlangsung di GOR Veteran, Kota Medan, Sabtu (7/2/2026). Sebanyak 565 atlet mengikuti Kejuaraan tersebut. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia (TI) Kota Medan menggelar Kejuaraan Taekwondo memperebutkan Piala Wali Kota Medan Tahun 2026. Ajang ini berlangsung di GOR Veteran, Kota Medan, selama dua hari, yakni pada 7–8 Februari 2026, dan diikuti ratusan atlet dari berbagai dojang se-Kota Medan.

Kejuaraan ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Medan, Tengku Chairuniza, pada Sabtu (7/2/2026). Dalam seremoni pembukaan, tampak antusiasme tinggi dari para atlet, pelatih, official, serta orang tua yang mendampingi. Total sebanyak 565 atlet ikut berkompetisi dalam berbagai kategori yang dipertandingkan.

Dalam sambutannya, Tengku Chairuniza menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kejuaraan ini. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem pembinaan prestasi di Kota Medan.

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pengurus Taekwondo Indonesia, penyelenggara, para pelatih, wasit, dan seluruh pihak yang sudah berkontribusi dalam terlaksananya kejuaraan ini. Kejuaraan ini bukanlah sekadar agenda olahraga, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem pembinaan olahraga prestasi di Kota Medan,” ujar Tengku Chairuniza.

Ia juga menekankan bahwa taekwondo merupakan cabang olahraga yang tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, nilai-nilai yang ditanamkan dalam cabor taekwondo ini sangat relevan dengan pembangunan sumber daya manusia Kota Medan.

“Taekwondo adalah cabang olahraga bela diri yang tidak hanya membutuhkan kekuatan fisik dan teknik, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai luhur seperti kedisiplinan, ketekunan, rasa hormat, pengendalian diri, dan sportivitas. Nilai-nilai ini sejalan dengan pembangunan sumber daya manusia, khususnya generasi muda, agar tumbuh menjadi pribadi yang sehat dan berdaya saing,” tambahnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Yudi tersebut berharap kejuaraan ini dapat melahirkan atlet-atlet berpotensi yang siap bersaing di level lebih tinggi, baik tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. Selain itu, ajang ini juga menjadi bahan evaluasi bagi proses pembinaan yang telah berjalan selama ini.

“Kami berharap para peserta menjadikan ajang ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus sarana belajar dan menambah pengalaman bertanding. Bertandinglah dengan penuh semangat, junjung tinggi sportivitas, dan hormati setiap keputusan wasit,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum (Waketum) Pengprov TI Sumut, Rezeki Karo Sekali, dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi kepada Pengcab TI Medan, Dispora, dan KONI Kota Medan atas penyelenggaraan kejuaraan ini.

Sebagai pengurus provinsi, ia menegaskan bahwa kejuaraan ini juga menjadi ajang seleksi penting bagi atlet-atlet Medan.

“Sebagai Pengprov, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua Pengkot TI Medan, Dispora, maupun KONI Kota Medan. Kami juga meminta kepada peserta agar benar-benar memanfaatkan ajang seleksi ini dengan baik, karena dari hasil kejuaraan ini akan ditentukan atlet yang berpotensi masuk PPLD maupun Seleksi Cabang (Selekcab) Kota Medan,” katanya.

Rezeki menjelaskan bahwa hasil seleksi dari kejuaraan ini akan menjadi bagian dari peta jalan pembinaan menuju BK PON dan PON mendatang. Artinya, atlet yang tampil menonjol berpeluang masuk dalam program pembinaan di Sumatera Utara.

Ia juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat Sumatera Utara dipercaya oleh Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) untuk menjadi tuan rumah kejuaraan berskala nasional, yang semakin memperkuat posisi Sumut sebagai salah satu pusat pembinaan taekwondo di Indonesia.

“Dalam waktu dekat, tepatnya bulan April, Sumatera Utara dipercaya PBTI untuk menggelar kejuaraan berskala besar. Kami berharap seluruh Pengcab, termasuk Medan, dapat berpartisipasi aktif. Selain itu, pada bulan Juni juga akan ada kejuaraan grade B yang akan digelar di Sumut,” jelas Rezeki.

Ia juga berpesan kepada atlet yang berhasil lolos seleksi agar tidak cepat puas, dan bagi yang belum berhasil diminta tetap berlatih. Menurutnya, proses menjadi atlet berprestasi adalah perjalanan panjang yang membutuhkan konsistensi latihan dan mental juara.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved