Berita Olahraga
Dari PON hingga SEA Games, Atlet asal Sumut Aldila Indryati Terus Harumkan Nama Indonesia
Perjalanan panjang peboling asal Sumatra Utara, Aldila Indryati, kembali berbuah manis.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Perjalanan panjang peboling asal Sumatra Utara, Aldila Indryati, kembali berbuah manis.
Dengan kerja keras dan semangat juang tinggi, Aldila sukses mengharumkan nama Indonesia di SEA Games XXXIII Thailand 2025 dengan mempersembahkan dua medali bagi kontingen Merah Putih.
Pada ajang olahraga terbesar Asia Tenggara tersebut, Aldila meraih medali perak dari nomor team of four putri, serta medali perunggu pada nomor women’s double.
Capaian ini melengkapi catatan prestasinya di SEA Games, setelah sebelumnya sukses meraih medali emas pada SEA Games Filipina 2019.
SEA Games Thailand 2025 menjadi penampilan ketiga Aldila di level Asia Tenggara. Meski hanya tampil di tiga nomor pertandingan, atlet tim nasional bowling putri ini menilai hasil yang diraih sudah melampaui target, terutama mengingat kondisi persiapan yang serba terbatas.
“Alhamdulillah, terutama tim putri sudah melebihi target. Target di single tercapai, di double dan tim bahkan melampaui target. Dengan kondisi yang ada, ini patut disyukuri,” ujar Aldila kepada Tribun Medan.
Perjalanan Aldila menuju SEA Games kali ini tidaklah mudah. Ia mengakui persiapan tim hanya berlangsung sekitar tiga bulan tanpa didukung program try out internasional.
Namun keterbatasan tersebut tidak menghalangi Aldila untuk tetap tampil maksimal dan mempersembahkan medali.
“Di SEA Games 2019 saya dapat satu emas. Kali ini kita hanya turun di tiga nomor, dan alhamdulillah dua bisa diambil. Dengan persiapan yang sangat mepet dan tanpa try out, hasil ini wajib disyukuri,” ungkapnya.
Nama Aldila sendiri telah lama dikenal sebagai salah satu peboling terbaik Indonesia. Pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh–Sumut, ia tampil luar biasa dengan memborong tiga medali emas untuk kontingen Sumatra Utara.
Medali tersebut diraihnya dari nomor All Event Putri dengan total 3.827 poin, Master Putri, serta Ganda Putri bersama Nadia Pramanik Nuramalina.
Kesuksesan di PON menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier Aldila menuju level internasional. Namun, minimnya jam terbang di multi event internasional pasca-PON menjadi tantangan tersendiri saat menghadapi persaingan di SEA Games Thailand.
“Terakhir saya bertanding di multi event itu PON 2024. Setelah itu hanya ikut turnamen lokal di Jakarta. Padahal try out sangat penting untuk mental game, jam terbang, dan adaptasi kondisi lane serta peralatan,” jelasnya.
Meski demikian, Aldila tetap menatap masa depan dengan optimisme. Ia berharap pembinaan atlet ke depan bisa berjalan lebih matang, khususnya dalam persiapan menuju SEA Games 2027 di Malaysia.
“Mumpung masih ada dua tahun, saya berharap program persiapan SEA Games 2027 bisa berjalan maksimal dari sekarang,” katanya.
| Pengprov MI Sumut Ikut Mosi Tak Percaya Kepengurusan PBMI, Desak Perubahan Kepemimpinan |
|
|---|
| Mini Soccer PORWASU 2026 Mulai 9 April, 14 Tim Terbagi dalam 4 Grup |
|
|---|
| Jadwal Hari Kedua 6 Besar Liga 4 Sumut, Duel Sengit Binjai City SC Kontra Pelita Medan Soccer |
|
|---|
| KBI Sumut Genjot Persiapan Atlet, Tes Fisik Formatif Jadi Tolok Ukur Awal Program PPI KONI |
|
|---|
| Payabakung FC dan PS Kwarta Raih Kemenangan di Laga Pembuka 6 Besar Liga 4 Sumut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Peboling-Indonesia-Aldila-Indryati-kanan-dan-pasangannya-Sharon-Adelina.jpg)