Berita Olahraga

Ditahan Persipa Pati di Injury Time, PSDS Deli Serdang Tutup Putaran Kedua dengan Hasil Imbang

Pada laga tersebut, PSDS Deliserdang sejatinya tampil cukup menjanjikan sejak awal pertandingan.

Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
IST
Tim PSDS Deliserdang kembali meraih hasil minor setelah ditahan imbang Persipa Pati dengan skor 1-1 di Stadion Moch Subroto, Sabtu (3/1/2026). PSDS Deliserdang harus puas berada di peringkat ke-4 klasemen di penutup putaran kedua Liga Nusantara musim 2025/2026. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Putaran kedua Liga Nusantara musim 2025/2026 resmi berakhir.

Namun hingga fase tersebut rampung digelar, PSDS Deliserdang masih belum mampu menunjukkan performa yang konsisten dalam persaingan Grup 1 kasta ketiga kompetisi sepak bola Indonesia.

Inkonsistensi kembali terlihat pada laga penutup putaran kedua. 

Tim berjuluk Traktor Kuning harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang Persipa Pati dengan skor 1-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Moch Subroto, Sabtu (3/1/2026).

Pada laga tersebut, PSDS Deliserdang sejatinya tampil cukup menjanjikan sejak awal pertandingan.

Anak asuh Mulyadi mampu mengontrol permainan dan berhasil membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-14 melalui gol Rizky Tri Ananda, yang memanfaatkan kelengahan lini pertahanan lawan.

Gol cepat itu sempat membangkitkan optimisme PSDS untuk mengamankan poin penuh sekaligus memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Namun, harapan tersebut buyar di penghujung laga. Saat kemenangan sudah berada di depan mata, konsentrasi lini belakang PSDS justru mengendur pada masa injury time.

Persipa Pati berhasil menyamakan kedudukan pada menit 90+3 melalui Gada Ramadhan, yang memanfaatkan situasi di dalam kotak penalti dan kembali membuat PSDS kehilangan poin krusial di menit-menit akhir pertandingan.

Hasil imbang tersebut membuat PSDS Deliserdang kembali gagal memaksimalkan peluang untuk meraih kemenangan.

Hingga akhir putaran kedua, PSDS kini menempati peringkat keempat klasemen sementara Grup 1 dengan koleksi 5 poin dari delapan pertandingan, hasil dari satu kemenangan, dua kali imbang, dan lima kekalahan.

Pelatih Kepala PSDS Deliserdang, Mulyadi, menilai bahwa para pemainnya sebenarnya telah bekerja keras sepanjang pertandingan untuk meraih hasil maksimal.

Namun ia mengakui, hilangnya fokus dan konsentrasi di menit-menit akhir menjadi faktor utama yang membuat kemenangan yang sudah di depan mata akhirnya sirna.

“Semalam itu anak-anak sudah bekerja keras untuk mendapatkan hasil yang kita inginkan. Tapi di menit-menit akhir pemain kurang konsentrasi dan lengah, sehingga poin yang sudah kita harapkan akhirnya buyar karena kebobolan di menit akhir,” ujar Mulyadi kepada Tribun Medan, Minggu (4/1/2026).

Mulyadi menjelaskan, pada fase akhir pertandingan lini pertahanan PSDS terlalu dalam turun ke area sendiri.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved