Berita Olahraga

Percasi Medan Gelar Turnamen Catur Desember Ceria, Pererat Silaturahmi Antar Pengurus Olahraga

Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi antar pengurus olahraga di Kota Medan.

Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
IST
Suasana pertandingan Turnamen Catur Desember Ceria di Sekretariat KONI Medan, Jalan Kemiri II, Kota Medan, Sabtu (27/12/2025). Turnamen ini digelar Percasi Medan guna mempererat silahturahmi antar pengurus olahraga di Medan.  

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN– Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Medan menggelar Turnamen Catur Desember Ceria yang memperebutkan Piala Percasi Medan.

Kegiatan ini berlangsung di Sekretariat KONI Medan, Jalan Kemiri II, Kota Medan, Sabtu (27/12/2025).

Turnamen ini diikuti oleh 32 peserta yang berasal dari berbagai unsur olahraga di Kota Medan, mulai dari pengurus KONI Medan, pengurus cabang olahraga (cabor), hingga para koordinator KONI kecamatan (Korcam).

Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi antar pengurus olahraga di Kota Medan.

Dalam persaingan yang berlangsung ketat, Nofrizal berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Risman, sementara peringkat ketiga diraih Tommy Bollin.

Untuk kategori harapan, Elazhari meraih peringkat pertama, disusul Iyen Efendi di posisi kedua dan M Tahir Sitorus di peringkat ketiga.

Ketua Umum Percasi Medan, Immanuel Simatupang, mengatakan turnamen ini sengaja digelar untuk mempererat hubungan antar pengurus, baik di lingkungan KONI Medan, sesama cabor, maupun para koordinator KONI kecamatan.

“Kejuaraan ini lebih mengedepankan silaturahmi antar pengurus olahraga. Kami bersyukur kegiatan ini bisa berjalan lancar dan seluruh peserta terlihat senang mengikuti turnamen,” ujar Immanuel.

Ia menjelaskan, pada turnamen ini para pengurus Percasi Kota Medan tidak diperkenankan ikut bertanding.

Hal tersebut dilakukan untuk menjaga sportivitas, mengingat kemampuan para pengurus Percasi dinilai masih berada di atas rata-rata peserta.

“Kalau pengurus Percasi ikut, sudah bisa dipastikan mereka akan menjadi juara. Jadi kami ingin memberi kesempatan kepada pengurus cabor lain untuk berkompetisi,” jelasnya.

Pertandingan sendiri digelar dengan sistem cepat, di mana setiap pemain mendapatkan waktu 15 menit untuk menyelesaikan pertandingan.

Lebih lanjut, Immanuel juga menyinggung soal pembinaan olahraga, khususnya catur, yang menurutnya sangat bergantung pada dukungan anggaran. Ia berharap ke depan semakin banyak pihak yang dapat berkontribusi, termasuk dari sektor swasta.

“Kami berharap banyak stakeholder bisa membantu pembinaan olahraga. Kita tidak bisa hanya berharap dari KONI atau Pemko saja, apalagi saat ini baru saja terjadi bencana dan adanya efisiensi anggaran. Dukungan dari pihak swasta di Kota Medan sangat kami harapkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Medan, Aswindy Fachrizal, menyambut positif pelaksanaan turnamen tersebut.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved