Berita Olahraga

KONI Sumut Gelar Raker, Fokus Evaluasi Program dan Persiapan PON 2028

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara (Sumut) resmi membuka Rapat Kerja (Raker) yang digelar di Hotel Emerald.

TRIBUN MEDAN/APRIANTO TAMBUNAN
RAKER KONI SUMUT- Pembukaan Rapat Kerja KONI Sumut yang digelar di Hotel Emerald Garden, Kota Medan, pada Senin (15/12/2025). Raker ini merupakan evaluasi program kerja 2025 serta penyusunan strategi pembinaan olahraga menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara (Sumut) resmi membuka Rapat Kerja (Raker) yang digelar di Hotel Emerald Garden, Kota Medan, pada Senin (15/12/2025). Rapat kerja ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga 17 Desember 2025, dengan agenda utama evaluasi program kerja 2025 serta penyusunan strategi pembinaan olahraga menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Ketua Umum KONI Sumut, Kolonel (Purn) Hatunggal Siregar, menjelaskan bahwa pelaksanaan Raker merupakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI Sumut yang mewajibkan rapat kerja digelar minimal satu kali dalam setahun. Meski saat ini Sumatera Utara masih berada dalam situasi kebencanaan, pihaknya tetap memutuskan untuk melaksanakan Raker dengan konsep yang lebih sederhana.

“Sesuai AD/ART KONI Sumatera Utara, rapat kerja minimal dilaksanakan satu kali dalam setahun. Walaupun kondisi kita sedang menghadapi bencana, rapat kerja tetap kami laksanakan secara minimalis, sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat sejak lama,” ujar Hatunggal.

Ia menambahkan, dalam situasi tersebut KONI Sumut juga melakukan efisiensi anggaran. Bahkan, dalam rangka kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana, KONI Sumut turut melakukan penggalangan dana secara internal yang bersumber dari anggota dan pengurus KONI.

“Dana yang terkumpul bersifat internal dari anggota dan pengurus KONI. Nantinya, setelah terkumpul, akan kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Dalam Raker tersebut, Hatunggal memaparkan evaluasi program kerja KONI Sumut sepanjang tahun 2025, yang sebagian besar merupakan program yang telah dicanangkan sejak dirinya terpilih sebagai Ketua Umum melalui Musyawarah Provinsi (Musprov). Menurutnya, hampir seluruh program prioritas telah berhasil dijalankan.

Salah satu program unggulan yang menjadi fokus utama adalah Program Pembinaan Intensif (PPI). Program ini diperuntukkan bagi cabang olahraga yang berhasil menyumbangkan medali emas, perak, dan perunggu pada PON 2024, sebagai bagian dari persiapan jangka panjang menuju PON berikutnya.

“Program PPI menjadi prioritas utama kami. Pembinaan ini kami fokuskan kepada cabang olahraga peraih medali di PON sebelumnya, sebagai modal utama menghadapi PON mendatang,” jelasnya.

Selain itu, Hatunggal juga menyinggung keberhasilan Sumatera Utara pada ajang PON Bela Diri yang digelar di tahun 2025. Meski sebelumnya Sumut tidak selalu aktif mengikuti ajang tersebut, pada edisi kali ini kontingen Sumut menjadi salah satu daerah dengan jumlah atlet terbanyak.

“Target awal kami hanya sekitar 40 medali, namun hasil akhirnya cukup membanggakan. Kontingen Sumut berhasil membawa pulang 55 medali, sehingga peringkat nasional kita meningkat hingga posisi tujuh besar,” ungkap Hatunggal.

Untuk tahun 2026, KONI Sumut berencana melanjutkan Program Pembinaan Intensif dengan menyesuaikan kondisi anggaran, prestasi cabang olahraga, serta format baru PON yang saat ini masih terus dimatangkan oleh KONI Pusat. Hatunggal menyebutkan bahwa ke depan PON akan memiliki sejumlah format baru, seperti PON Indoor, PON Pantai, PON Bela Diri, dan PON Remaja.

“Format PON ke depan sudah berubah dan detailnya masih terus dibahas. Karena itu, program pembinaan juga akan kami sesuaikan dengan cabang olahraga yang dipertandingkan serta kemampuan daerah,” katanya.

Hasil evaluasi Raker ini nantinya akan menjadi dasar pengajuan anggaran kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Meski diakui kondisi keuangan negara tengah mengalami efisiensi, Hatunggal tetap optimistis pembinaan atlet Sumut dapat berjalan maksimal.

“Kondisi sekarang memang sedang efisiensi, tetapi kami tetap optimistis. Seperti tahun-tahun sebelumnya, atlet Sumut tetap bisa diberangkatkan dan dibina dengan baik. Mudah-mudahan kondisi kebencanaan tidak menjadi hambatan dalam meningkatkan prestasi olahraga,” ujarnya.

Dalam Raker tersebut, KONI Sumut juga membahas rencana pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2026. Hatunggal menegaskan, Porprov tetap menjadi agenda penting sebagai ajang seleksi dan pembinaan atlet daerah sebelum melangkah ke level nasional.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved