Berita Olahraga

2 Atlet dan 1 Pelatih Sumut Resmi Berlaga di Proliga 2026, Pembinaan Voli Masuki Fase Take Off

Cabang olahraga bola voli Sumatra Utara kembali mencatat perkembangan positif. Dua atlet muda dan satu pelatih asal Sumut.

|
TRIBUN MEDAN
PBVSI SUMUT - Dua atlet dan satu pelatih voli Sumatra Utara akan dipastikan akan tampil di kompetisi bergengsi Proliga Putra 2026. Keikutsertaan mereka menjadi langkah strategis PBVSI Sumut dalam mematangkan kualitas atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Cabang olahraga bola voli Sumatra Utara kembali mencatat perkembangan positif.

Dua atlet muda dan satu pelatih asal Sumut dipastikan akan tampil di kompetisi bergengsi Proliga Putra 2026. Keikutsertaan mereka menjadi langkah strategis PBVSI Sumut dalam mematangkan kualitas atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Dua atlet yang lolos memperkuat klub Proliga tersebut yaitu Bagus Ramzy Ramadhan, pemain berposisi Opposite yang resmi bergabung dengan Medan Falcons Tirta Bhagasasi, dan Alif Zaidan, pemain Outside Hitter yang direkrut salah satu tim kuat, Surabaya Samator. Sementara itu, dari sisi kepelatihan, Rudi Irwansyah dipercaya menjadi asisten pelatih Medan Falcons Tirta Bhagasasi.

Tidak hanya itu, satu atlet Sumut lainnya juga dikabarkan segera menyusul bergabung dengan klub Proliga. Atlet tersebut saat ini sedang menuntaskan proses administrasi sebelum diumumkan secara resmi.

Ketua PBVSI Sumut, Wiko Lovino Siregar, menyampaikan bahwa PBVSI dalam beberapa bulan terakhir memang telah mengirimkan beberapa atlet untuk menjalani program magang di klub-klub profesional, salah satunya Surabaya Samator. Langkah ini merupakan bagian dari roadmap jangka panjang pembinaan voli Sumut.

Pengiriman atlet ke klub-klub Proliga bukan hanya sebatas program pelatihan jangka pendek, tetapi menjadi strategi besar dalam menyiapkan kekuatan Sumut untuk menghadapi PON 2028. Salah satu hasil nyatanya adalah terpilihnya Alif Zaidan ke skuad Surabaya Samator setelah dikirimkan untuk magang pada Agustus lalu.

“Kita memang memagangkan mereka untuk persiapan PON. Bingkai besarnya adalah PON 2028. Dengan banyaknya atlet kita masuk ke Liga atau tim-tim elit di Indonesia, ini akan menjadi tambahan amunisi kita untuk PON nanti,” ujar Wiko kepada Tribun Medan melalui sambungan seluler, Senin (8/12/2025).

Menurutnya, pengalaman berlatih dan bertanding di lingkungan kompetitif seperti Proliga akan meningkatkan kualitas fisik, teknik, hingga mental bertanding para atlet.

PBVSI Sumut sendiri telah menjalin MoU dengan sejumlah klub besar Proliga, seperti Surabaya Samator, LavAni, Bhayangkara, dan Medan Falcons Tirta Bhagasasi. Melalui kerja sama ini, atlet-atlet terbaik Sumut dikirimkan untuk mengikuti latihan intensif. Jika mampu memenuhi standar permainan yang ditetapkan, mereka berpeluang besar tampil di kompetisi profesional.

“Saya pun tidak menyangka prosesnya secepat itu. Mereka baru kami kirimkan Agustus lalu, dan sekarang sudah ada yang lolos untuk Proliga tahun depan,” ucap Wiko.

Lebih jauh, Wiko menyebut bahwa voli Sumut saat ini berada dalam fase ‘take off’, yakni tahap penguatan fondasi sebelum fokus memburu prestasi besar. Pembinaan dilakukan secara bertahap dan terencana, termasuk memperluas basis atlet melalui talent scouting.

Dalam rapat pembinaan PBVSI Sumut, tercatat ada 60 atlet putra yang masuk radar pemandu bakat, hasil pemantauan dari Porprovsu 2024 dan kejuaraan antar klub. Sementara untuk sektor putri, audisi Akademi Falcon menarik perhatian hingga 200 pendaftar, dengan 122 hadir mengikuti seleksi. Dari jumlah tersebut, 46 atlet dinyatakan lolos tahap akhir, dan 24 di antaranya kini berlatih rutin di Akademi Falcon.

“Untuk tim putri, kita akan mengandalkan Akademi Falcon karena pembinaannya sudah terstruktur. Untuk putra, prosesnya berasal dari Porprovsu dan kejuaraan antar klub. Mulai tahun depan, para atlet ini juga akan kami magangkan,” jelasnya.

Wiko menegaskan bahwa kesempatan tampil di Proliga harus menjadi motivasi besar bagi para atlet untuk bekerja keras dan menunjukkan loyalitas bagi Sumut.

“Harapannya, atlet yang terpilih ini bekerja keras, berdedikasi, dan loyal untuk Sumatera Utara. Kita butuh loyalitas mereka pada tahun 2028 saat membela tim PON Sumut. Itu yang kita tekankan,” katanya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved