Berita Olahraga

Kejurprov PBSI Sumut 2025 Resmi Ditutup, Medan Pertahankan Gelar Juara Umum

Hatunggal Siregar menyampaikan rasa bangga terhadap PBSI Sumut yang dinilai mampu melaksanakan kejuaraan dengan aman

Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
Tribunnews.com/Aprianto Tambunan
Ketum KONI Medan Aswindy Fachrizal (kiri) didampingi Ketua Panitia Anton (Kanan) menyerahkan medali kepada para juara di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) PBSI Sumut 2025 di GOR PBSI Sumut, Jalan Dr. William Iskandar, Kabupaten Deliserdang, Minggu (30/11/2025). PBSI Kota Medan kembali menunjukkan dominasinya  dengan mempertahankan gelar juara umum kelima kalinya.  

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sumatera Utara (Sumut) tahun 2025 resmi berakhir setelah berlangsung selama enam hari di GOR PBSI Sumut, Jalan Dr. William Iskandar, Kabupaten Deliserdang.

Ajang yang digelar sejak 25 hingga 30 November 2025 ini diikuti 412 atlet dari 19 Pengkab/Pengkot se-Sumut, yang tampil menunjukkan kemampuan terbaik mereka di berbagai nomor pertandingan.

Penutupan Kejurprov dilakukan oleh Ketua Umum KONI Sumut, Hatunggal Siregar, yang turut mengapresiasi kelancaran penyelenggaraan kompetisi meski di tengah situasi Sumut yang sempat terdampak bencana alam.

Hatunggal Siregar menyampaikan rasa bangga terhadap PBSI Sumut yang dinilai mampu melaksanakan kejuaraan dengan aman, tertib, dan sukses.

“Kami menyambut gembira kegiatan PBSI Sumut yang telah melaksanakan Kejurprov dengan aman, tertib, dan lancar, walaupun di sela-sela adanya bencana alam di Sumatera Utara. Pelaksanaannya tetap berjalan dengan baik,” ujar Hatunggal kepada Tribun Medan, Minggu (30/11/2025). 

Ia menilai Kejurprov tahun ini memperlihatkan munculnya banyak bibit potensial yang siap dibina untuk mewakili Sumut ke tingkat nasional.

“Kami melihat banyak bibit-bibit berpotensi yang bisa mewakili Sumut di tingkat nasional. Kejuaraan ini menjadi bagian penting dari proses pembinaan atlet bulutangkis di daerah,” katanya.

Hatunggal juga menegaskan bahwa pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumut 2026, bulutangkis akan menjadi salah satu cabang unggulan, dan atlet-atlet yang tampil di Kejurprov ini akan masuk dalam radar pemantauan.

“Saya kira dari segi atlet dan fasilitas lapangan, bulutangkis adalah salah satu cabang yang siap menyambut Porprov tahun depan. Prestasi yang diraih hari ini harus menjadi kebanggaan sekaligus motivasi agar Sumut bisa berkibar lebih tinggi di cabang bulutangkis,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum PBSI Sumut, Kusprianto, turut memberikan evaluasi positif terhadap pelaksanaan Kejurprov dan perkembangan prestasi atlet.

“Dilihat dari evaluasi, tahun ini ada peningkatan signifikan. Atlet dari kelompok usia dini hingga taruna bisa bersaing dan prestasinya meningkat. Kami harapkan mereka terus berjuang mencapai target yang diinginkan,” ujar Kusprianto.

Pada ajang ini, dominasi kota Medan belum juga luntur. Kota Medan berhasil mempertahankan gelar juara umum dengan perolehan 17 medali emas, 12 perak dan 31 perunggu. 

Dengan hasil ini Medan sudah lima kali berturut-turut menjadi yang terbaik di Sumut.

“Memang diakui Medan adalah gudangnya atlet bulutangkis Sumut. Kapasitas dan kemampuan atlet Medan berada di atas daerah lain. Kami berharap Medan dapat mempertahankan prestasi ini,” tambahnya.

Kusprianto juga mendorong daerah lain untuk menjadikan Medan sebagai contoh dalam pembinaan atlet. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Tags
PBSI Sumut
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved