Pemkab Simalungun Atensi Rawan Banjir Jelang Nataru
“Langkah lain yang dilakukan adalah mengaktifkan kembali pintu air kanalan milik PTPN IV Kebun Dolok Ilir,” kata Siti Aminah.
Penulis: Alija Magribi | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menaruh perhatian serius pada upaya-upaya pencegahan banjir yang kerap melanda wilayah Kecamatan Dolok Batunanggar saat musim hujan tiba. Sebagaimana diketahui, daerah ini adalah lintasan Jalan Raya Medan - Pematangsiantar.
Berbagai langkah konkret mulai dari penyuluhan masyarakat hingga koordinasi dengan berbagai pihak, telah dijalankan untuk mengurangi risiko banjir yang seringkali mengganggu kehidupan warga.
“Salah satu upaya utama adalah mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam aliran sungai Sikkam,” kata Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, Kamis (11/12/2025).
Fenomena pembuangan sampah yang marak telah menyebabkan penumpukan dan penyumbatan aliran air, yang menjadi salah satu penyebab utama banjir.
Baca juga: 3 Desa di di Tukka Tapteng Alami Longsor, BPBD Imbau Warga Hindari Daerah Rawan Banjir
Selain itu, limbah kayu dari sisa replanting yang terbawa arus sungai juga berkontribusi pada peningkatan debit air yang meluap, bahkan terkadang memicu longsoran tanah. Oleh karena itu, pihak perkebunan juga diimbau untuk segera mengambil langkah yang jelas guna mengatasi masalah sisa replanting tersebut.
“Langkah lain yang dilakukan adalah mengaktifkan kembali pintu air kanalan milik PTPN IV Kebun Dolok Ilir,” kata Siti Aminah.
Dengan diaktifkannya pintu air itu, penumpukan sedimen di aliran sungai bisa terhindarkan sehingga mengurangi naiknya debit air dan meningkatkan risiko banjir.
Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, telah berkoordinasi dengan Bidang Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun, yang dipimpin Viktor Purba, serta unsur Forkopimca.
Hasil temuan ini juga meminta keterlibatan Polsek Serbelawan, Koramil 05 Serbelawan serta Pangulu dari beberapa nagori seperti Bandar Selamat, Dolok Tenera, Dolok Ilir I, dan Bahung Huluan.
Rapat juga menggandeng PT Bridgestone, PTPN IV Kebun Dolok Ilir, PKS Dolok Ilir dan perwakilan ormas kecamatan dan para tokoh masyarakat di Dolok Batu Nanggar.
Sebelum rapat koordinasi dimulai, dilakukan peninjauan langsung di titik lokasi banjir dan penyisiran Sungai Sikkam hingga sampai ke PLTA Bahbolon Nagori Dolok Ilir I.
Hasil rapat kemudian menyimpulkan beberapa upaya penanggulangan banjir yang akan dijalankan lebih lanjut, antara lain meminta pihak PTPN IV Kebun Dolok Ilir untuk mengaktifkan kembali program buka tutup pintu Air Dam I Kanalan dan Dam Layangan di Nagori Dolok Ilir I Huta Bahbolon.
Selain itu, pihak PT Bridgestone akan membuat kembali sumur resapan air (Tulang Ikan) yang ada di kebun mereka. Sementara itu, pihak PMT Dolok Ilir bersedia meminjamkan alat kotrek yang berguna untuk mengangkat pintu air bendungan di Nagori Dolok Ilir I agar bisa difungsikan kembali dan berfungsi dengan baik.
Semua upaya ini menunjukkan komitmen Pemkab Simalungun bersama berbagai pihak untuk mencegah terjadinya banjir dan melindungi kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Dolok Batu Nanggar.
| Merajut Kebersamaan dalam Kasih, Imigrasi Medan Rayakan Natal 2025 Bersama Panti Asuhan Ora EtLabora |
|
|---|
| Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PLN Sumatera Utara Siagakan 3.121 Personel |
|
|---|
| Perayaan Natal Kecamatan Balige Berlangsung Penuh Sukacita |
|
|---|
| Sambut Natal 2025, Polres Batubara Gelar Bakti Religi Bersih-bersih Rumah Ibadah |
|
|---|
| Peduli Masyarakat, Polres Batubara Gelar Bakti Sosial dan Anjangsana Sambut Natal 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Rawan-Banjir-di-Simalungun.jpg)