Berita Seleb

Clara Shinta Dimintai Rp10,7 M Usai Viralkan VCS Suaminya dengan Indah, Kini Bakal Somasi Balik  

Clara Shinta diminta ganti rugi Rp10,7 miliar usai viralkan video call sex (VCS) suaminya dengan wanita bernama Tri Indah Ramadani

TRIBUN MEDAN/Instagram/Ist)/Instagram @clarashintareal
SUAMI CLARA SHINTA - Clara Shinta mengungkap dugaan perselingkuhan suaminya dengan seorang pelakor. Kini ia diminta ganti rugi Rp10,7 miliar setelah memviralkan kasus VCS tersebut. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Selebgram Clara Shinta diminta ganti rugi Rp10,7 miliar usai viralkan video call sex (VCS) suaminya dengan wanita bernama Tri Indah Ramadani.

Adapun Clara Shinta disomasi dan diminta ganti rugi Rp10,7 miliar setelah memviralkan suaminya Muhammad Alexander Assad yang kepergok melakukan VCS.

Wanita yang merasa dirugikan itu yakni Tri Indah Ramadani, yang melakukan VCS dengan suami Clara Shinta dalam kondisi tanpa busana.

Kini pihak Clara Shinta memberi perlawanan dengan somasi balik.

"Pada saat sore hari, saya mendapatkan surat somasi dari pihak eh Indah.

SOSOK Clara Shinta, Sempat Menghilang Usai Dituding Jadi Simpanan, Kini Muncul dengan Hijab
SOSOK Clara Shinta, Sempat Menghilang Usai Dituding Jadi Simpanan, Kini Muncul dengan Hijab (Instagram)

Sebelumnya, apakah ada langkah hukum yang saya ambil? Tidak," kata Clara Shinta di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2026).

Dalam somasi tersebut, Indah meminta ganti rugi terhadap Clara Shinta buntut unggahan yang dibuat oleh sang selebgram membongkar dugaan perselingkuhan di Instagram. 

Baca juga: Duduk Perkara KPK Sita 6 Barang Eletronik Faizal Assegaf dari Bea Cukai, Aktivis Ngadu ke Polisi

"Tapi ternyata saya mendapatkan perlawanan dari saudari Indah dan izinkan saya berbicara sesuai fakta dan data yang ada, tanpa asumsi dari saya.

Jadi saya mendapatkan surat somasi dari saudari Indah dengan permintaan penggantian ganti rugi atas psikisnya yang terganggu," beber Clara.

Clara diminta ganti rugi senilai Rp 10,7 miliar, hingga membuat mental dan pekerjaannya terganggu.

Clara mengakui unggahannya di media sosial menjadi pemicu munculnya tuntutan tersebut. 

Meski begitu, ia menegaskan tidak akan mengunggah hal tersebut jika tidak ada kejadian yang mendasarinya.

“Saya sadar. Namun, saya juga tidak akan mem-posting sesuatu kalau tidak ada tindak kejahatan yang terjadi pada postingan sebelumnya,” tegas Clara.

Ia juga menampik anggapan dirinya mencari sensasi dari kasus ini. 

Bahkan, Clara mengaku menunda berbagai kerja sama demi menjaga kondisi dirinya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved