Breaking News

Polres Humbahas

Polres Humbahas Gelar Simulasi Sispam Mako, Antisipasi Eskalasi Aksi Unjuk Rasa

Polres Humbang Hasundutan menggelar simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) di kompleks Mapolres Humbahas

Tayang:
Editor: Arjuna Bakkara
TRIBUN MEDAN/TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Personel Polres Humbang Hasundutan mengikuti simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) di Mapolres Humbahas, Rabu (6/5/2026). Simulasi digelar untuk menguji kesiapan personel menghadapi potensi gangguan keamanan dan eskalasi aksi unjuk rasa sesuai prosedur operasional kepolisian. 

TRIBUN-MEDAN.COM, HUMBANG HASUNDUTAN-Polres Humbang Hasundutan menggelar simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) di kompleks Mapolres Humbahas, Rabu (6/5/2026), sebagai langkah menguji kesiapan personel menghadapi potensi gangguan keamanan, termasuk eskalasi aksi unjuk rasa.

Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Humbahas AKBP Adi Nugroho dan diikuti Wakapolres Kompol Manson Nainggolan, pejabat utama, para Kapolsek jajaran, serta personel yang terlibat dalam pengamanan markas.

Simulasi diawali dengan Tactical Floor Game (TFG) untuk memetakan berbagai skenario penanganan situasi kontinjensi. Materi latihan meliputi deteksi dini terhadap potensi ancaman, penguatan pengamanan di pintu masuk markas, pemeriksaan orang dan kendaraan, hingga langkah taktis menghadapi kondisi darurat.

Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan secara terstruktur dengan mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) Polri.

Selain kesiapan teknis, simulasi juga menitikberatkan pada koordinasi lintas fungsi, kejelasan rantai komando, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung dalam situasi darurat.

Adi mengatakan simulasi ini merupakan langkah preventif agar seluruh personel memahami peran masing-masing dalam sistem pengamanan markas.

“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan seluruh personel memahami peran dan tugasnya masing-masing dalam sistem pengamanan Mako, sehingga mampu merespons setiap potensi gangguan secara cepat, tepat, dan terukur,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya pendekatan persuasif dan humanis, khususnya saat menghadapi massa aksi. Menurut dia, profesionalisme personel menjadi kunci untuk mencegah pelanggaran prosedur maupun tindakan yang dapat memicu situasi lebih buruk.

“Personel harus mampu bertindak cepat, tepat, dan terukur, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis serta profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas,” kata Adi.

Kapolres juga meminta seluruh evaluasi dari simulasi segera ditindaklanjuti untuk memperbaiki kekurangan dan meningkatkan respons personel ke depan.

Melalui latihan ini, Polres Humbahas berharap kesiapsiagaan personel semakin terasah sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.(Jun-tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved