Polres Humbahas

Isra Mi’raj di Polres Humbahas: Menguatkan Spirit Ibadah dan Aksi Sosial Jelang Ramadan

Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Adi Nugroho (tengah) menyerahkan santunan kepada anak yatim saat peringatan Isra Mi’raj

Editor: Arjuna Bakkara
TRIBUN MEDAN/IST
Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Adi Nugroho (tengah) menyerahkan santunan kepada anak yatim saat peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H di Masjid Al-Muhajirin Polres Humbahas, Sumatera Utara, Kamis (12/2/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan keimanan personel sekaligus penegasan komitmen kepedulian sosial menjelang Ramadan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, HUMBAHAS-Polres Humbang Hasundutan memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Al-Muhajirin, Kamis, 12 Februari 2026. Momentum keagamaan ini tak sekadar seremoni, tetapi dijadikan ajang penguatan spiritual personel sekaligus penegasan komitmen sosial menjelang Ramadan.

Kapolres Humbahas AKBP Adi Nugroho hadir bersama jajaran pejabat utama, Kapolsek Pakkat AKP Sudiman Damanik, personel beragama Islam, pengurus Bhayangkari Cabang Humbahas, serta siswa-siswi MIN 2 Humbahas. Kehadiran para pelajar memberi warna tersendiri dalam peringatan yang berlangsung khidmat.

Mengusung tema “Memperteguh Keimanan dan Ketakwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial, sekaligus Menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M,” kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat dimensi moral dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Acara diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sari tilawah, dilanjutkan sambutan Kapolres serta tausiyah oleh Ustadz Safran Hutagalung. Dalam sambutannya, Adi Nugroho mengingatkan bahwa Isra Mi’raj merupakan peristiwa agung yang melahirkan kewajiban salat lima waktu—fondasi spiritual umat Islam.

Ia mengajak seluruh personel menjadikan peringatan ini sebagai refleksi untuk menjaga kualitas ibadah di tengah dinamika tugas. “Mari kita jadikan peringatan Isra Mi’raj ini sebagai pengingat untuk tidak meninggalkan salat serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan dalam menjalankan tugas maupun kehidupan pribadi,” ujarnya.

Sebagai wujud kepedulian sosial, Kapolres menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim. Langkah ini menjadi penegasan bahwa penguatan spiritual harus berjalan beriringan dengan aksi nyata bagi masyarakat.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Safran menekankan makna kesabaran dan keteguhan Nabi Muhammad SAW dalam menghadapi ujian sebelum menerima perintah salat. Pesan itu, kata dia, relevan bagi aparat yang kerap berhadapan dengan tekanan dan tantangan di lapangan. “Allah tidak akan meninggalkan hamba-Nya yang tetap beriman, berusaha, dan bersabar,” tuturnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kelancaran tugas Polri menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Humbang Hasundutan. Di tengah rutinitas penegakan hukum, peringatan ini menjadi pengingat bahwa integritas dan pelayanan publik bertumpu pada kekuatan moral dan spiritual aparat itu sendiri.(Jun-tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved