PDI Perjuangan Sumut
Ketua DPD PDIP Sumut Berikan Petani Tanjungan Terima Benih Jagung P-32, Dukung Traktor dan Jalan
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Rapidin Simbolon bersama Ketua Komisi B DPRD Sumut Sorta Ertaty Siahaan berbincang dengan petani
TRIBUN-MEDAN.COM, SAMOSIR-Aktivitas pertanian di Desa Tanjungan, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Selasa (28/4/2026) pagi, berubah lebih ramai dari biasanya.
Ratusan petani berkumpul di satu titik untuk menyambut kedatangan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Drs Rapidin Simbolon MM.
Kehadirannya bukan sekadar kunjungan, melainkan membawa bantuan benih jagung varietas Pioner 32 yang langsung dibagikan kepada petani kecil.
Rapidin datang bersama Ketua Komisi B DPRD Sumut, Sorta Ertaty Siahaan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program penguatan ketahanan pangan sekaligus langkah antisipasi terhadap tekanan krisis global yang berdampak pada sektor pertanian.
Di lokasi, suasana berlangsung terbuka. Petani tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga menyampaikan kondisi riil yang mereka hadapi.
Nuslina boru Sinaga, salah satu petani, mengaku bantuan benih sangat berarti di tengah keterbatasan modal.
“Kami bersyukur masih diperhatikan. Benih ini sangat membantu kami untuk kembali menanam,” ujarnya.
Namun, persoalan di lapangan tidak berhenti pada ketersediaan benih.
Hokkop Sinaga, petani lainnya, secara langsung menyampaikan kebutuhan infrastruktur dan alat pertanian.
Ia menyoroti kondisi jalan di Dusun III Tanjungan yang dinilai menghambat distribusi hasil panen, yang semestinya menjadi tanggungjawab Pemeritah Kabupaten Samosir.
“Kalau jalan diperbaiki, hasil panen kami bisa lebih mudah dibawa keluar. Selain itu, kami juga butuh traktor supaya kerja lebih cepat,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Rapidin tidak menutup ruang diskusi.
Ia meminta kepala desa segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk percepatan perbaikan jalan.
Ia juga menegaskan akan ikut mengawal proses tersebut agar tidak berhenti di tingkat wacana.
Untuk kebutuhan alat pertanian, Rapidin menyebut tengah menyiapkan rencana pengadaan traktor berkapasitas besar.
Traktor itu nantinya akan digunakan secara bergantian oleh petani.
“Konsepnya dipakai bersama. Petani cukup menanggung biaya solar dan operator. Alatnya kita siapkan sebagai dukungan,” ujarnya.
Selain bantuan fisik, Rapidin mencoba mendorong perubahan pola kerja petani. Ia mengusulkan adanya kompetisi hasil panen jagung antarpetani di desa tersebut.
Tujuannya, mendorong produktivitas sekaligus menciptakan semangat bersaing secara sehat.
“Saya ingin lihat hasilnya. Kita buat kompetisi, nanti ada hadiah bagi yang hasilnya paling baik,” kata Rapidin.
Di sisi lain, isu pendidikan juga ikut disinggung. Rapidin meminta agar lulusan SMA dari keluarga petani didata dan diusulkan untuk mendapatkan beasiswa.
Menurutnya, peningkatan kesejahteraan petani harus berjalan seiring dengan akses pendidikan bagi anak-anak mereka.
Perwakilan kelompok tani, Jonny Sinaga, dalam kesempatan itu menyerahkan proposal permohonan bantuan traktor.
Ia berharap dukungan alat pertanian bisa meningkatkan efisiensi kerja dan hasil panen.
Rapidin menyatakan menerima usulan tersebut dan akan menindaklanjutinya, meskipun ia mengakui kondisi anggaran pemerintah saat ini sedang mengalami efisiensi.
“Kita tahu kondisi keuangan negara tidak mudah, tapi untuk kebutuhan masyarakat seperti ini, kami akan tetap berupaya maksimal,” ujarnya.
Kepala Desa Tanjungan, Donatur Situmorang, menilai kehadiran Rapidin bukan hal baru bagi masyarakat setempat.
Ia menyebut program-program sebelumnya telah dirasakan warga, terutama di sektor pertanian.
“Beliau sudah sering membantu di sini. Kami berharap ke depan dampaknya semakin nyata,” katanya.
Sementara itu, Sorta Ertaty Siahaan dalam sambutannya menegaskan kedekatannya dengan masyarakat Tanjungan.
Ia menyebut dukungan warga menjadi salah satu faktor yang mengantarkannya ke tingkat provinsi.
“Saya punya tanggung jawab untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat di sini, baik pertanian, pariwisata, maupun peternakan,” ujarnya.
Ia juga menyinggung pembangunan infrastruktur yang mulai berjalan, termasuk akses jalan yang perlahan diperbaiki.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, kabupaten, dan provinsi menjadi kunci agar program tidak berhenti di tengah jalan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penyaluran bantuan, tetapi juga ruang dialog antara petani dan perwakilan pemerintah.
Sejumlah warga berharap distribusi benih diikuti dengan pendampingan berkelanjutan, agar hasil panen benar-benar meningkat dan memberi dampak ekonomi yang nyata.(Jun-tribun-medan.com).
Pimpin PDI Perjuangan Sumut
Sekjen DPD PDI Perjuangan Sumut
Satgas PDI Perjuangan Sumut
Rakerda IV PDI Perjuangan Sumut
| Ketua DPD PDIP Sumut Salurkan Sembako Partai untuk Petani Garoga yang Krisis Air dan Gagal Panen |
|
|---|
| Ketua DPD PDIP Sumut Kembali Bagikan Benih P-32, Petani Marlumba Samosir: Tanaman Kami Berhasil Baik |
|
|---|
| Ketua DPD PDIP Sumut Hadiri Pemberkatan Gereja Katolik Lumban Malau di Samosir, Dukung Pembangunan |
|
|---|
| Ketua PDIP Sumut Serahkan SK DPC PDIP Medan dan Tapteng yang Diteken Megawati, Simalungun Menunggu |
|
|---|
| Ketua DPD PDI-P Sumut Bersama DPC PDIP Taput Melayat Simpatisan di Siborongborong |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/aspirasi-sekaligus-memastikan-bantuan-tepat-sasaran-bagi-petani.jpg)