Servis Motor Gratis untuk Korban Banjir di Tapteng: Polri untuk Masyarakat

Program ini berfokus pada pelayanan servis motor gratis untuk kendaraan warga yang terdampak banjir di wilayah Tapanuli Tengah.

Editor: Muhammad Tazli
IST
Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Tengah (Tapteng) melanjutkan program layanan sosial “Polri untuk Masyarakat” pada hari kedua, Kamis (11/12/2025). Program ini berfokus pada pelayanan servis motor gratis untuk kendaraan warga yang terdampak banjir di wilayah Tapanuli Tengah. 

TRIBUN-MEDAN.com, TAPTENG – Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Tengah (Tapteng) melanjutkan program layanan sosial “Polri untuk Masyarakat” pada hari kedua, Kamis (11/12/2025). Program ini berfokus pada pelayanan servis motor gratis untuk kendaraan warga yang terdampak banjir di wilayah Tapanuli Tengah.

Program tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam membantu pemulihan sarana transportasi penting masyarakat pascabencana, sekaligus bentuk hadirnya Polri di tengah situasi darurat.

Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Wahyu Endrajaya, SIK., M.Si., menjelaskan bahwa layanan servis gratis diperuntukkan bagi sepeda motor yang mengalami kerusakan atau mati mesin akibat terendam banjir. Adapun jenis pelayanan yang diberikan meliputi penggantian oli, pembersihan saringan udara, hingga perbaikan awal lainnya.

“Fokus utama kami adalah menghidupkan kembali sepeda motor yang mati karena terendam banjir. Setelah mesin menyala, perbaikan lanjutan dapat dilakukan di bengkel-bengkel pendukung,” ujar AKBP Wahyu.

Baca juga: Ketua Bhayangkari Cabang Labuhanbatu Selatan Salurkan Makanan Bergizi ke Sekolah

Untuk mendukung kelancaran program, Polres Tapteng bekerja sama dengan pihak produsen sepeda motor. Prioritas layanan diberikan kepada sepeda motor merek Honda, namun kendaraan merek lain tetap akan dibantu sesuai kemampuan teknis dan ketersediaan suku cadang di lapangan.

Kapolres Wahyu menambahkan bahwa layanan servis gratis ini dilaksanakan di tiga lokasi strategis, yakni:

Kantor Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tapanuli Tengah
Bengkel di depan SMA Fransiskus Pandan
Bengkel di wilayah hukum Polsek Barus

Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Kapolres Tapteng mengisyaratkan bahwa program dapat diperpanjang.

“Melihat animo masyarakat, kemungkinan program ini akan dilaksanakan selama dua hingga empat minggu ke depan,” pungkasnya.

Dengan adanya program ini, Polres Tapteng berharap dapat meringankan beban ekonomi warga korban banjir dan mempercepat pemulihan aktivitas mereka melalui perbaikan fungsi kendaraan sehari-hari. (*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved