Sat Intelkam Polres Sibolga Pantau Proses Normalisasi Sungai Aek Doras yang Mendangkal

Pemko Sibolga menurunkan empat unit alat berat ekskavator jenis PC 220 untuk mempercepat proses pengorekan dan pembersihan aliran Sungai Aek Doras.

Editor: Muhammad Tazli
IST
Pada Senin (8/12/2025) sekitar pukul 11.30 WIB, personel Satuan Intelkam Polres Sibolga melakukan monitoring dan pengumpulan data terkait progres normalisasi sungai yang saat ini menjadi prioritas pemerintah daerah. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIBOLGA – Upaya Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga dalam menanggulangi dampak luapan Sungai Aek Doras terus berjalan. Pada Senin (8/12/2025) sekitar pukul 11.30 WIB, personel Satuan Intelkam Polres Sibolga melakukan monitoring dan pengumpulan data terkait progres normalisasi sungai yang saat ini menjadi prioritas pemerintah daerah.

Pemko Sibolga menurunkan empat unit alat berat ekskavator jenis PC 220 untuk mempercepat proses pengorekan dan pembersihan aliran Sungai Aek Doras. Adapun rincian alat berat yang dikerahkan yaitu dua ekskavator milik Pemerintah Kota Sibolga, satu unit milik WJL (WJS Alat Doking Kapal WJL), serta satu unit ekskavator milik PT Brantas Abipraya (Persero), BUMN yang bergerak di bidang konstruksi.

Proses evakuasi material pasir dan tanah yang menimbun aliran sungai dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga pekerjaan selesai. Kegiatan ini dilakukan secara bertahap sepanjang aliran Sungai Aek Doras yang terdampak sedimentasi akibat luapan air.

Baca juga: Water Treatment Sat Brimob Polda Sumut Jadi Penyelamat Krisis Air Bersih Pascabanjir di Tapteng

Sejumlah lokasi prioritas yang saat ini sedang dikerjakan meliputi:

* Jembatan penghubung Jalan DR. FL. Tobing dan Jalan Dolok Martimbang, dekat Gang Dahlia, Huta Tonga Tonga, Kecamatan Sibolga Utara. Di lokasi ini satu unit ekskavator dikerahkan untuk memperbaiki aliran yang tersendat.

* Samping Jalan Dolok Martimbang nomor 40–32, Kelurahan Angin Nauli, Kecamatan Sibolga Utara, tempat dua unit ekskavator diturunkan untuk mengatasi penumpukan pasir dan tanah.

* Aliran Sungai Aek Doras di Jalan IL Nomensen, Kelurahan Angin Nauli, Kecamatan Sibolga Utara, yang ditangani menggunakan satu unit ekskavator milik PT Brantas Abipraya (Persero).

Hingga saat ini, kegiatan evakuasi sedimen di sepanjang Jalan Dolok Martimbang, Huta Tonga Tonga, Kecamatan Sibolga Utara, masih berlangsung dengan menggunakan empat alat berat. Personel di lapangan melaporkan bahwa kondisi cuaca di Kota Sibolga berada dalam keadaan normal dan mendukung kelancaran pelaksanaan pekerjaan.

Normalisasi Sungai Aek Doras ini diharapkan mampu memulihkan kapasitas aliran sungai, mencegah banjir susulan, serta mengurangi dampak kerusakan yang ditimbulkan bagi masyarakat sekitar. (*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved