Polres Samosir

Panen Jagung Serentak, Wakapolres Samosir  Turun ke Ladang

Wakil Kepala Polres Samosir Kompol Briston A. M. Napitupulu (tengah) memanen jagung secara simbolis di

|
Editor: Arjuna Bakkara
TRIBUN MEDAN/IST
Wakil Kepala Polres Samosir Kompol Briston A. M. Napitupulu (tengah) memanen jagung secara simbolis di lahan pertanian Dusun III Desa Simarmata, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Kamis (8/1/2026), dalam Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026 sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional. 

TRIBU-MDEAN.COM, SAMOSIR-Upaya menjaga ketahanan pangan nasional tak lagi berhenti di meja rapat. Di Kabupaten Samosir, kepolisian ikut turun ke ladang.

Kamis (8/1/2026), Polres Samosir ambil bagian dalam Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026 yang digelar secara nasional dan dipantau melalui konferensi daring.

Untuk wilayah hukum Polres Samosir, panen dipusatkan di Dusun III Desa Simarmata, Kecamatan Simanindo.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan pemerintah yang menyasar pemanfaatan lahan produktif, termasuk kawasan perhutanan sosial.

Wakil Kepala Polres Samosir, Komisaris Polisi Briston A. M. Napitupulu, memimpin langsung panen simbolis di lahan jagung milik warga.

Hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, mulai dari TNI, pemerintah kabupaten, hingga perwakilan kelompok tani.

Kehadiran mereka menegaskan bahwa persoalan pangan tak bisa ditangani satu sektor saja.

Sebelum panen dilakukan, peserta kegiatan mengikuti siaran langsung Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026 melalui YouTube, yang digelar serentak di berbagai daerah sebagai bagian dari agenda nasional Presiden Republik Indonesia.

Pelaksana Tugas Kepala Seksi Humas Polres Samosir, Brigadir Polisi Gunawan Situmorang, menyebutkan bahwa kepolisian setempat telah menyiapkan lahan jagung seluas 5,4 hektare dalam program ini.

Namun, pada panen kali ini, lahan yang dipanen baru seluas tiga rante dengan estimasi hasil sekitar dua ton jagung.

Menurut Gunawan, pelibatan kelompok tani dalam kegiatan ini bukan sekadar seremoni. “Kami ingin membangkitkan semangat masyarakat untuk tetap bertahan di sektor pertanian. Pemerintah memberi perhatian serius pada ketahanan pangan, dan kami di daerah ikut memastikan program itu menyentuh petani,” ujarnya.

Panen jagung di Simarmata memang tak besar dari sisi luasan. Namun, pesan yang hendak disampaikan jelas: ketahanan pangan membutuhkan kerja bersama antara petani, pemerintah daerah, dan aparat negara.

Polres Samosir menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi mendukung pertanian lokal sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 12.30 WIB dan berlangsung dalam situasi aman serta kondusif.(Jun-tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved