Pakpak Bharat
Bupati Pakpak Bharat Franc Tumanggor Tinjau Langsung Penanganan Longsor di Jalan Lagan-Pagindar
Bupati Franc Bernhard Tumanggor, melakukan peninjauan langsung terhadap penanganan longsor yang terjadi di jalan penghubung Lagan-Pagindar
"Longsor susulan masih sering terjadi. Tim kami baru bisa mencapai titik kilometer 13 dari Aornakan. Untuk jumlah titik longsoran belum bisa kami pastikan, namun medan yang kami hadapi rata-rata sulit dan memakan waktu lama. Hal ini bisa dimaklumi mengingat jalur ini berada di zona pegunungan dan lembah-lembah curam. Kami optimis dalam minggu ini bisa mencapai Pagindar, mohon doanya,"ujar Augusman.
Jalur Lagan-Pagindar merupakan jalur vital yang menghubungkan Kota Salak dengan kecamatan terjauh di Kabupaten Pakpak Bharat. Longsor yang terjadi akibat curah hujan yang tinggi menyebabkan putus total akses jalan tersebut.
Penanganan dilakukan oleh Tim BPBD bersama beberapa instansi teknis yang memiliki unit alat berat, seperti Dinas PUTRHub Pakpak Bharat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta beberapa instansi lainnya.
Tantangan Penanganan Longsor
Penanganan longsor di daerah pegunungan seperti Lagan-Pagindar menghadapi berbagai tantangan, mulai dari medan yang sulit, risiko longsor susulan, hingga keterbatasan alat berat yang dapat dioperasikan di lokasi.
Oleh karena itu, koordinasi antar instansi menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pemulihan.
Selain itu, upaya mitigasi jangka panjang juga perlu diperhatikan, seperti penguatan lereng, penanaman vegetasi penahan tanah, dan pembangunan drainase yang baik untuk mengurangi risiko longsor di masa depan.
Putusnya akses jalan Lagan-Pagindar tidak hanya mengisolasi ribuan warga, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Akses ke layanan kesehatan, pendidikan, dan distribusi kebutuhan pokok menjadi terganggu.
Oleh karena itu, penanganan cepat dan efektif sangat penting untuk memulihkan kehidupan normal masyarakat di daerah tersebut.
Dengan kerja keras dan sinergi antar instansi serta dukungan masyarakat, diharapkan jalan penghubung Lagan-Pagindar dapat segera pulih dan mengembalikan konektivitas yang sangat dibutuhkan oleh warga Pakpak Bharat.
Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat juga berkomitmen untuk terus memantau perkembangan dan memberikan bantuan yang diperlukan.
(*/Tribun-medan.com)
Baca juga: Bupati Franc Bersama Kapolres dan Dandim Tinjau Langsung Penanganan Longsor di Pakpak Bharat
Baca juga: Dinas Sosial Pakpak Bharat Salurkan Bantuan Bagi Para Korban Bencana Alam Tanah Longsor
Baca juga: Tim BPBD Pakpak Bharat Bersama Warga dan TNI-Polri Terus Bekerja Membersihkan Material Longsoran
Baca juga: Bencana Longsor di Pakpak Bharat: Anggota Batalyon TP 906 Bersama Pemkab Bikin Jalan Alternatif
Jalan Lagan-Pagindar
Longsor di Pakpak Bharat
Bupati Franc Bernhard Tumanggor
Jumlah Korban Longsor di Pakpak Bharat
| Gereja Katolik Stasi St. Fransiskus Assisi Simervara: Simbol Kebersamaan dan Iman yang Diperbarui |
|
|---|
| Seminar Parenting Day SMP N 1 Salak: Sinergi Sekolah dan Orang Tua |
|
|---|
| Bupati Franc ke Kementerian Pertanian: Dorong Hilirisasi Gambir dan Ketahanan Pangan Pakpak Bharat |
|
|---|
| Tim Supervisi TP PKK Sumut Kunjungi Pakpak Bharat: Momentum Penguatan Gerakan PKK |
|
|---|
| Ivanre Sampitmo Manik: Putra Pakpak Bharat Menembus SMA Taruna Nusantara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Penanganan-longsor-di-jalan-penghubung-Lagan-Pagindar.jpg)