Jumat, 3 Juli 2026

Berita Viral

POLDA SUMUT Ringkus Kompolotan Pencurian Mobil Pikap Jalan Lintas, Pemimpinnya Pecatan TNI

Pecatan TNI memimpin pencurian mobil pikap di sejumlah wilayah Sumut. Pecatan TNI itu bernama Oman Sumantri (46).

Tayang:
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Tommy Simatupang
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PENCURIAN MOBIL - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut menggelar konferensi pers pengungkapan pencurian mobil pikap, Selasa (30/6/2026). Sebanyak 5 orang ditangkap, diantaranya 1 mantan prajurit TNI. 

TRIBUN-MEDAN.com - Pecatan TNI memimpin pencurian mobil pikap di sejumlah wilayah Sumut. Pecatan TNI itu bernama Oman Sumantri (46). 

Demikian disampaikan Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, AKBP Ridwan JM Hutagaol, Rabu (1/7/2026).

Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut turut menangkap lima orang yang bertugas melakukan pencurian, yakni Taufik Kurniawan (44), warga Kecamatan Medan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.

Kemudian, Nanda Putra (25), warga Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Reza Prasetyo (32), warga Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan.

Selanjutnya, Restu Sitepu (35), warga Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang.

AKBP Ridwan JM Hutagaol mengatakan, dalam komplotan ini dipimpin oleh Oman Sumantri (46), pecatan Tentara Nasional Indonesia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, mereka sudah beraksi sebanyak 25 kali di 3 Provinsi, yakni Sumatera Utara, Riau, dan Aceh.

"Dari tiga Provinsi ini sudah 25 mobil pikap,"kata AKBP Ridwan Hutagaol. 

Baca juga: VIRAL BNN Diadang Hendak Razia Narkoba di Kafe Patumbak, Polrestabes Turun Tangan Tangkap 6 Pelaku

Baca juga: OPERASI SENYAP KPK Selama 3 Hari dari Riau ke Sumut: Pengungkapan Suap Jabatan dan Fee Proyek

Polisi membeberkan, ketika beraksi, para pelaku bergerak menggunakan mobil pribadi.

Apabila melihat mobil pikap dan situasi dirasa aman, eksekutor langsung turun, membuka pintu menggunakan kunci letter T untuk merusak pintu, dan rumah kontak.

AKBP Ridwan menyebut, mereka memilih menjadi spesialis mencuri mobil pikap karena gampang dijual.

Kemudian, peminatnya banyak di wilayah-wilayah perkebunan untuk mengangkut hasil bumi.

"Rata-rata dijual ke pedalaman. Kalau analisa kita ya kalau mungkin di kota sudah nggak berani orang beli mobil itu, makanya digunakan untuk di kampung-kampung buat muat batu-batu apa ya kan."

Baca juga: KPK Diduga OTT di Binjai Berkaitan dengan Fee Proyek, Penyidik Lakukan Pemeriksaan di Polda Sumut

Baca juga: Usai Melakukan OTT, KPK Dikabarkan Lakukan Pemeriksaan di Polrestabes Medan

(cr25/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Round of 32 - Babak 32 Besar
Jumat, 3 Juli 2026 | 02:00 WIB
Spain
Spanyol
3 - 0
Austria
Austria
Round of 32 - Babak 32 Besar
Jumat, 3 Juli 2026 | 06:00 WIB
Portugal
Portugal
2 - 1
Croatia
Kroasia
Round of 32 - Babak 32 Besar
Jumat, 3 Juli 2026 | 10:00 WIB
Switzerland
Swiss
2 - 0
Algeria
Aljazair
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved