Berita Viral
VIRAL BNN Diadang Hendak Razia Narkoba di Kafe Patumbak, Polrestabes Turun Tangan Tangkap 6 Pelaku
Polrestabes Medan menahan 4 orang yang menahan petugas BNN melakukan razia di kafe remang-remang Jalan Patumbak - Talun Kenas
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Tommy Simatupang
TRIBUN-MEDAN.com - Polrestabes Medan menahan 4 orang yang menahan petugas BNN melakukan razia di kafe remang-remang Jalan Patumbak - Talun Kenas, Desa Patumbak I, Deliserdang.
Polrestabes turun tangan setelah mendapatkan laporan Minggu (28/6/2026) siang.
Kasus pengadangan ini juga direkam dan viral di media sosial.
Para pelaku tak terima kafenya digeledah.
BNN melakuk razia karena mendapatkan informasi peredaran narkoba di kafe tersebut.
Selain itu, warga juga resah dengan suara keributan dari kafe itu.
Berdasarkan video, seorang wanita bersama puluhan pria mengadang mobil yang ditumpangi personel BNN.
Mereka mengadang menggunakan kursi kayu, dan menutup jalan dengan puluhan orang.
Terlihat seorang pria marah-marah kepada petugas, sembari menanyakan surat tugas razia.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) wilayah Sumatera Utara, Brigjen Tatar Nugraha mengatakan, setelah diadang dan diserang, mereka melapor ke Polrestabes Medan.
Kemudian, personel Polrestabes datang menangkap enam orang para terduga pelaku pengerusakan di lokasi.
Brigjen Tatar menyebut, keempatnya ialah MS (19), dan AIS (21), anak pemilik kafe remang-remang, warga Desa Patumbak I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang.
Kemudian, MAS (33), seorang mantan narapidana kasus narkoba, dan SM SH (38), warga Desa Marindal 1, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang.
"Tadinya enam orang dibawa ke Polrestabes, karena kita laporkan ke Polrestabes tentang kejadian perusakan. Kemudian kemarin, disampaikan bahwa empat orang ditahan, ya,"kata Kepala BNN Sumut, Brigjen Tatar Nugraha, Rabu (1/7/2026), di Polda Sumut.
Tatar menjelaskan, perlawanan, pengerusakan, dan penyerangan yang mereka alami berawal pada Minggu 28 Juni 2026 kemarin, sekira pukul 1:30 WIB, sampai 14:30 WIB.
Baca juga: OPERASI SENYAP KPK Selama 3 Hari dari Riau ke Sumut: Pengungkapan Suap Jabatan dan Fee Proyek
Baca juga: USUT Dugaan Korupsi Rp 23 Miliar, Kejari Geledah RSUD Pirngadi Medan dan Periksa 10 Orang
| USUT Dugaan Korupsi Rp 23 Miliar, Kejari Geledah RSUD Pirngadi Medan dan Periksa 10 Orang |
|
|---|
| PILU Serel Sistri Wati Siregar Tewas di Kamarnya, Terduga Pembunuh Dipukuli Saat Coba Kabur |
|
|---|
| KPK Diduga OTT Kepala Daerah di Sumut, Sempat Menghilang dari Jamuan Makan Durian Bareng Bupati |
|
|---|
| KPK Diduga OTT di Binjai Berkaitan dengan Fee Proyek, Penyidik Lakukan Pemeriksaan di Polda Sumut |
|
|---|
| HEBOH KPK Diduga OTT Mantan Anggota DPRD Sumut, Ditangkap di Binjai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kepala-Badan-Narkotika-Nasional-BNN-wilayah-Sumatera-Utara-Brigjen-Tatar-Nugraha1.jpg)