Berita Viral
JENAZAH Rasdy Fauzi Warga Binjai Meninggal di Kamboja Akhirnya Tiba Setelah Hampir 2 Bulan
Akhirnya jenazah Rasdy Fauzi (39) warga Binjai yang meninggal dunia di Kamboja tiba di rumah duka dan dimakamkan setelah hampir 2 bulan ditinggalkan
TRIBUN-MEDAN.COM – Akhirnya jenazah Rasdy Fauzi (39) warga Binjai yang meninggal dunia di Kamboja tiba di rumah duka.
Jenazah Rasdy Fauzi warga Binjai yang meninggal dunia di Kamboja akhirnya tiba di rumah duka dan dimakamkan.
Setelah hampir dua bulan jenazah Rasdy Fauzi terkendala ke Tanah Air karena biaya pemulangan, kini akhirnya sudah dimakamkan tak jauh dari rumah duka.
Isak tangis keluarga mulai terdengar. Jenazah Rasdy pun dibawa turun dari ambulan.
Tampak Kiki Tresia (30) istri almarhum tak kuasa menahan tangis. Begitu juga keluarga lainnya yang menangis di atas peti Rasdy.
Keluarga pun meminta agar peti jenazah dibuka. Alhasil dengan peralatan yang ada, keluarga pun membuka peti untuk melihat wajah Rasdy untuk yang terakhir kalinya.
Kiki saat diwawancarai wartawan sebelum berangkat ke tempat pemakaman umum, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kepulangan suaminya dari Kamboja.
"Saya berterimakasih kepada media yang sudah memberitakan dan kepala semua pihak yang telah menolong kepulangan jenazah suami saya dari Kamboja," ujar Kiki.
Baca juga: Debut di Piala Soeratin U-17, Binjai City Sport Club Mulai Seleksi Calon Pemain Kotak Masuk
"Dari pihak KBRI Bapak Kolonel Agung Budi yang juga sudah membantu kepulangan jenazah suami saya," sambungnya.
Lanjut Kiki, hampir dua bulan jenazah suaminya baru tiba di Kota Binjai, Sumatera Utara.
"Ini sudah hampir dua bulan," kata Kiki.
Sedangkan itu, jenazah Rasdy akan dimakamkan di pemakaman umum yang tak jauh dari rumah duka.
"Kemarin kami sudah panjatkan doa pada 3 dan 40 hari setelah meninggal dunia suami saya. Dan nanti di bulan Agustus 2026 kami akan memanjatkan doa 100 hari kepergian suami saya," ucap Kiki.
Kiki pun menjelaskan, pemulangan jasad suaminya ke tanah air terbilang tidak gampang.
"Proses pemulangan suami saya tidak bisa di bilang gampang. Karena kami tidak ada dibantu oleh Pemerintah Kota Binjai. Kami dibantu dari Ibu Diah Pitaloka untuk mempermudah segala urusan biaya, dan berkas agar jasad suami bisa pulang ke Indonesia," tutup Kiki.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kiki-Tresia-saat-menunjukkan-foto-suaminya-Rasdy-Fauzi-yang-meninggal-dunia-di-kamboja.jpg)