Berita Viral
Akhirnya Menteri HAM Tanggapi 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Ikut Latihan Dasar Militer
5 orang meninggal. Pelatihan dasar militer dinilai tak berkaitan dengan kompetensi yang dibutuhkan dalam mengelola koperas
TRIBUN-MEDAN.com - Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) akhirnya ikut menyoroti kasus meninggalnya sejumlah Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).
Mereka yang meninggal adalah calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang meninggal saat mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil).
Sudah lima calon manajer calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia dalam pelatihan latihan dasar militer (Latsarmil).
Mereka meninggal hanya dalam kurun 2 pekan pelaksanaan latsarmil.
5 Calon manajer Koperasi Merah Putih tersebut yakni
- Anisa Muyassaroh
- Yonanda Muhammad Taufiq
- Novia Rahmadhani Sihotang asal Padangsidimpuan, Sumatra Utara (Sumut).
- Muhammad Rifki Renaldi Gunawan.
- Nola Diasari
Pelatihan ini dinilai tak berkaitan dengan kompetensi yang dibutuhkan dalam mengelola koperasi.
Kritik terhadap proram pembekalan model militer ini bermunculan.
Teranyar, Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai minta evaluasi Latsarmir yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan (Kemenham) tersebut.
"Saya sarankan sistem pendidikannya dievaluasi secara menyeluruh," kata Pigai saat dimintai tanggapannya, Minggu (28/6/2026).
Menurut Pigai, terdapat tiga aspek utama yang menjadi tujuan pelatihan, yakni pengetahuan, keterampilan, dan pembentukan mental peserta.
Namun, dia mengingatkan bahwa penguatan mental tidak selalu harus dilakukan melalui pendekatan kemiliteran.
"Bagian yang ketiga ini, yaitu mental, tidak harus ditanamkan melalui sistem militer. Yang perlu dibangun adalah disiplin, tanggung jawab, cepat, tepat, dan jujur," ujarnya.
Dia menyoroti pentingnya keselamatan peserta selama mengikuti pelatihan.
Menurutnya, latihan fisik yang diberikan kepada peserta harus disesuaikan dengan kondisi dan latar belakang mereka sebagai warga sipil.
"Harus menghindari latihan fisik yang berlebihan," kata Pigai.
Selain mendorong evaluasi, Pigai meminta penyebab meninggalnya lima peserta diusut secara profesional dan transparan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Novia-sihotang-calon-manejer-koperasi-merah-putih-meninggal.jpg)