Minggu, 28 Juni 2026

Berita Nasional

Rencana Prabowo Bidik 500 Sekolah Rakyat di 2029, 100 Titik Baru akan Dibangun Setiap Tahun

Program pendidikan yang menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem ini diharapkan

Tayang:
IST
Presiden Prabowo Subianto dalam acara pengumpulan 12 ribu penggerak MBG di Sentul, Bogor, Rabu (3/6/2026). (Dok. Setpres) 

TRIBUN-MEDAN.com - Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat terus diperluas hingga mencapai 500 titik di seluruh Indonesia pada 2029. 

Program pendidikan yang menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem ini diharapkan menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan.

Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Perencanaan Evaluasi Kebijakan Strategis Kementerian Sosial, Andy Kurniawan, mengatakan pemerintah menargetkan sedikitnya 100 Sekolah Rakyat dapat dibangun setiap tahun.

Saat ini, program tersebut telah berjalan di 166 titik yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Menurut Andy, pembangunan Sekolah Rakyat dilakukan dengan asumsi setiap kabupaten dan kota nantinya memiliki minimal satu sekolah.

Kehadiran program ini diharapkan dapat menjadi jalur afirmasi bagi anak-anak yang selama ini menghadapi keterbatasan ekonomi dalam mendapatkan pendidikan.

"Setiap tahun Presiden menargetkan membangun Sekolah Rakyat setidaknya 100 titik. Sehingga nanti pada tahun 2029 targetnya terbangun 500 titik," kata Andy dalam keterangannya, Minggu (28/6/2026).

Menurutnya, target tersebut didasarkan pada asumsi bahwa setiap kabupaten dan kota minimal memiliki satu Sekolah Rakyat.

Dia mengatakan Sekolah Rakyat merupakan upaya afirmasi bagi masyarakat yang berada di garis kemiskinan.

"Apakah itu cukup? Mungkin tidak, tetapi itu setidaknya target yang bisa kita kejar dan lakukan untuk mengafirmasi mereka yang berada di garis kemiskinan," ujarnya.

Andy menegaskan, pemerintah berharap keberadaan Sekolah Rakyat dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia sehingga tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan.

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi besar pemerintah di sektor pendidikan bersama sekolah negeri dan Sekolah Garuda. 

Ketiganya memiliki fungsi berbeda, namun mengarah pada tujuan yang sama, yakni mencetak Generasi Emas 2045.

Andy mengibaratkan sistem tersebut seperti jalan tol dengan beberapa lajur. 

Sekolah negeri menjadi jalur utama yang dapat diakses seluruh anak usia sekolah, Sekolah Garuda menjadi jalur akselerasi bagi siswa bertalenta istimewa, sedangkan Sekolah Rakyat menjadi jalur afirmasi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang kesulitan mengakses pendidikan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup L - Matchday 3
Minggu, 28 Juni 2026 | 04:00 WIB
Panama
Panama
0 - 2
England
Inggris
Grup L - Matchday 3
Minggu, 28 Juni 2026 | 04:00 WIB
Croatia
Kroasia
2 - 1
Ghana
Ghana
Grup K - Matchday 3
Minggu, 28 Juni 2026 | 06:30 WIB
DR Congo
RD Kongo
Live
Uzbekistan
Uzbekistan
Grup K - Matchday 3
Minggu, 28 Juni 2026 | 06:30 WIB
Colombia
Kolombia
Live
Portugal
Portugal
Grup J - Matchday 3
Minggu, 28 Juni 2026 | 09:00 WIB
Jordan
Yordania
VS
Argentina
Argentina
Grup J - Matchday 3
Minggu, 28 Juni 2026 | 09:00 WIB
Algeria
Aljazair
VS
Austria
Austria
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved