Berita PSMS Medan
Jadwal Padat Liga 2, League Cup hingga Piala Presiden, Fokus Utama PSMS Medan Promosi ke Liga 1
PSMS Medan dipastikan akan menghadapi tantangan yang lebih berat pada musim kompetisi 2026/2027.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Salomo Tarigan
Ringkasan Berita:PSMS Medan Targetkan ke Liga 1
- Jadwal padat PSMS Medan musim ini, tantangan yang lebih berat pada musim kompetisi 2026/2027.
- PSMS tidak hanya akan berjuang di Liga 2, tetapi juga berpartisipasi dalam League Cup
- PSMS juga diproyeksikan tampil pada Turnamen Piala Presiden 2026 yang direncanakan berlangsung pada Juli mendatang.
- Fokus utama PSMS tetap tidak berubah, yakni mengamankan target promosi ke Liga 1.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – PSMS Medan dipastikan akan menghadapi tantangan yang lebih berat pada musim kompetisi 2026/2027.
Klub berjuluk Ayam Kinantan itu tidak hanya akan berjuang di Liga 2, tetapi juga berpartisipasi dalam League Cup yang akan kembali digelar setelah vakum selama beberapa tahun.
Selain dua kompetisi tersebut, PSMS juga diproyeksikan tampil pada Turnamen Piala Presiden 2026 yang direncanakan berlangsung pada Juli mendatang.
Kondisi ini membuat tim kebanggaan masyarakat kota Medan itu harus mempersiapkan skuad yang lebih dalam dan kompetitif agar mampu bersaing di seluruh ajang yang diikuti.
Kembalinya League Cup menjadi salah satu kabar menggembirakan bagi pecinta sepak bola nasional.
Operator kompetisi, I.League, saat ini tengah mematangkan persiapan penyelenggaraan turnamen tersebut yang direncanakan mulai bergulir pada musim depan.
Turnamen ini menghidupkan kembali atmosfer kompetisi pendamping yang sebelumnya sempat hadir melalui Piala Indonesia dan Copa Indonesia.
Terakhir kali ajang serupa digelar adalah Piala Indonesia 2018/2019 yang berhasil dimenangkan PSM Makassar setelah mengalahkan Persija Jakarta di partai final.
Bedanya, League Cup kali ini tidak berada di bawah yurisdiksi langsung PSSI seperti kompetisi serupa sebelumnya.
Turnamen tersebut akan dikelola secara mandiri oleh I.League dengan peserta yang lebih eksklusif, yakni hanya klub-klub dari kasta tertinggi Super League dan Championship atau Liga 2.
Bagi PSMS Medan, kehadiran League Cup tidak hanya menambah jumlah pertandingan dalam satu musim, tetapi juga membuka peluang lebih besar untuk mengembangkan kualitas pemain, terutama para pemain muda yang memiliki keterbatasan menit bermain di kompetisi utama.
Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan, mengakui padatnya jadwal musim depan mengharuskan manajemen dan tim pelatih mempersiapkan kedalaman skuad yang lebih baik dibanding musim-musim sebelumnya.
Menurutnya, keseimbangan kualitas antara pemain inti dan pemain pelapis menjadi faktor penting agar tim tetap kompetitif ketika harus menjalani banyak pertandingan dalam waktu berdekatan.
"Artinya persiapan kita harus ada penebalan skuad. Dari sisi kualitas juga harus merata, tidak boleh terlalu jomplang. Bagusnya nanti kita bisa menurunkan lebih banyak pemain muda sehingga mereka mendapatkan jam terbang yang lebih banyak," ujar Fendi Jonathan kepada Tribun Medan, Kamis (25/6/2026).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Foto-bersama-sejumlah-pemain-PSMS-Medan-saat-menjalani-sesi-latihan-di-Atas.jpg)