Berita Politik

PDIP Vs Parpol Koalisi Memanas, Deddy Sitorus Tantang Partai yang Tak Nyaman Keluar Pemerintahan

Ia menegaskan bahwa sistem ketatanegaraan Indonesia tidak mengenal istilah oposisi secara formal.

Tayang: | Diperbarui:
Instagram Deddy Sitorus/Tribun/Kompas.com/Ihsanudin
DEDDY SITORUS - Politikus PDI P, Deddy Sitorus. Situasi politik mulai memanas, sejumlah partai politik koalisi pemerintah menyinggung sikap PDI Perjuangan (PDIP). 

TRIBUN-MEDAN.com - Situasi politik mulai memanas, sejumlah partai politik koalisi pemerintah menyinggung sikap PDI Perjuangan (PDIP).

Sejumlah partai politik seperti NasDem hingga Demokrat mempertayakan sikap posisi dari PDIP.

Terkait banyaknya partai politik mempersoalkan posisi politik PDIP, Ketua DPP PDIP, Deddy Yevri Sitorus mengaku heran dengan kekhawatiran berlebih dari sejumlah parpol koalisi terhadap konsistensi sikap politik PDI Perjuangan.

Deddy menilai tudingan miring seperti ‘politik dua kaki’ atau desakan agar PDIP bersikap tegas di dalam atau di luar pemerintahan adalah hal yang tidak etis dan tidak berdasar.

Ia menegaskan bahwa sistem ketatanegaraan Indonesia tidak mengenal istilah oposisi secara formal.

Baca juga: Pengakuan dr Alfian Siregar Dituduh Punya 2 Istri, Kadis P3AP2KB Ini Sebut Masih Sendiri

Menurutnya, posisi politik terbagi jelas antara parpol yang berada di dalam kabinet dan di luar kabinet.

"PDI Perjuangan dengan jelas telah menyatakan posisi kami di luar kabinet, tetapi tetap menjalankan fungsi pengawasan yang konstitusional melalui mekanisme DPR. Ini bukan sikap ambigu, ini adalah mandat Rakernas partai yang sudah kami jalankan secara konsisten," ujar Deddy Sitorus dalam keterangan persnya, Minggu (21/6/2026).

Deddy mengaku heran dengan kekhawatiran berlebih dari sejumlah parpol koalisi terhadap konsistensi sikap politik PDI Perjuangan.

Ia mempertanyakan apakah kepedulian yang berlebihan tersebut timbul karena kurangnya rasa percaya diri atau adanya dinamika internal di dalam koalisi itu sendiri.

Baca juga: Kondisi Terkini Pabrik Plastik & Mainan di Medan Johor, Petugas Damkar Masih Berjibaku Padamkan Bara

Ia pun menantang partai-partai politik pendukung pemerintah yang merasa tidak nyaman dengan situasi politik saat ini untuk bersikap ksatria.

"Jika ada partai yang tidak nyaman dengan situasi politik saat ini, silakan keluar dari pemerintahan. Tidak perlu membuat isu aneh dan menyeret-nyeret PDI Perjuangan. Ini bukan cara berpolitik yang elegan," tegas Deddy.

Ia mengingatkan, pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) maupun Presiden Joko Widodo (Jokowi), PDI Perjuangan selalu menghormati kedaulatan politik masing-masing partai untuk bergabung atau berada di luar kabinet tanpa pernah mencampurinya.

Secara spesifik, Deddy menyarankan Partai NasDem dan Partai Demokrat untuk lebih fokus membenahi urusan internal partai mereka masing-masing yang saat ini dinilainya tengah mengalami penurunan soliditas.

Baca juga: Sudah Bertemu Kemenkes, Effendi Simbolon Sebut HKBP Bakal Punya Rumah Sakit Internasional di Medan

"Jangan sampai nanti kalah oleh partai pendatang baru. Lebih baik perbaiki kinerja menteri-menteri mereka di kabinet daripada sibuk menggurui partai lain," sentilnya.

Menurut Deddy, ada banyak persoalan rakyat yang jauh lebih mendesak untuk diurus oleh partai koalisi pemerintah ketimbang membuat kegaduhan politik baru, mulai dari masalah listrik, BBM, perburuhan, bansos, UMKM, hingga pangan dan ekonomi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup F - Matchday 2
Minggu, 21 Juni 2026 | 00:00 WIB
Netherlands
Belanda
5 - 1
Sweden
Swedia
Grup E - Matchday 2
Minggu, 21 Juni 2026 | 03:00 WIB
Germany
Jerman
2 - 1
Ivory Coast
Pantai Gading
Grup E - Matchday 2
Minggu, 21 Juni 2026 | 07:00 WIB
Ecuador
Ekuador
0 - 0
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 2
Minggu, 21 Juni 2026 | 11:00 WIB
Tunisia
Tunisia
0 - 4
Japan
Jepang
Grup H - Matchday 2
Minggu, 21 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Saudi Arabia
Arab Saudi
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved