Berita Viral
PENANGKAPAN Dokter Tifa Disebut Bak Teroris Saat Hendak Ujian S3, Eks Wakapolri: Dia Bukan Teroris
Eks Wakapolri Oegroseno menyebut penangkapan Dokter Tifa itupun seperti teroris. Padahal ia hendak ujian S3 di Fakultas Kedokteran UI
TRIBUN-MEDAN.COM – Penangkapan Dokter Tifa disebut bak teroris.
Adapun Dokter Tifa tersangka kasus tudingan ijazah Jokowi ditangkap saat hendak ujian S3 di Fakultas Kedokteran UI.
Eks Wakapolri Oegroseno menyebut penangkapan Dokter Tifa itupun seperti teroris.
Oegroseno mengaku merasa kecewa karena Dokter Tifa diperlakukan seperti teroris.
"Bu Dokter Tifa penangkapannya seperti teroris, beliau akan melaksana ujian. Di dalam kendaraan mau keluar dipepet dari belakang dan dari samping," ungkapnya kepada wartawan, Jumat, dikutip dari YouTube iNews.
"Bu Tifa bukan teroris, bukan pelaku kejahatan yang serius ya, dari awal tidak ditahan," tegas Oegroseno.
Baca juga: Sidak ke Fakultas, Ketua Yayasan UHN Tampung Keluhan Mahasiswa dan Siapkan Rp 10 M untuk Pembenahan
Oegroseno pun menjelaskan, penahanan merupakan kewenangan yang diberikan kepada penyidik untuk melakukan penahanan berdasarkan sejumlah pertimbangan, seperti agar tersangka tidak melarikan diri, tidak mempersulit proses penyidikan, dan tidak mengulangi perbuatannya.
"Kalau itu peristiwa pembunuhan akan ditahan di awal pertama kali, bukan berkas mau dilemparkan kepada kejaksaan," ujarnya.
"Apakah bisa berkas perkara yang sudah tangan lengkap kemudian disisipi dengan penahanan?
Enggak bisa, hanya pelimpahan administrasi tanggung jawab tentang tersangka dan barang bukti seperti itu," tambah Oegroseno.
Oleh karena itu, menurut Oegroseno, penyidik seharusnya bertindak secara profesional, proporsional, dan selalu menggunakan hati nurani dalam menjalankan tugasnya.
Baca juga: AKAL-AKALAN Julita Damanik Nipu Banyak Orang, Raup Rp219 Juta, Kini Dicopot dari Kepala Puskesmas
Sebelumnya diberitakan, Guru Besar Ilmu Komunikasi dan Komunikasi Politik Universitas Airlangga (Unair) Henri Subiakto sekaligus penasihat hukum dari dr Tifa mengungkapkan bahwa dr Tifa diamankan aparat kepolisian saat hendak menghadiri ujian Seminar Hasil Program Doktor di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI).
“Barusan saya dapat kabar dari salah satu tim penguji S3 dr Tifa, bahwa rencananya jam 9.00 hari ini dia akan ujian Seminar Hasil doktoral di FK UI,” ujar Henri dalam keterangan yang diterima Tribunnews.com.
Menurut Henri, petugas kepolisian mendatangi dr Tifa sekitar pukul 06.30 WIB di area parkir sebelum yang bersangkutan mengikuti ujian akademik tersebut.
“Namun tiba tiba Jam 6.30 tadi di parkiran, dr Tifa didatangi petugas dari Polda Metro Jaya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Jokowi-dan-Dokter-Tifa-2026.jpg)