Berita Viral

Daftar Nama 9 WN Indonesia Ditangkap Militer Israel Menuju Gaza, Data Terbaru Lebih dari 460 Aktivis

Termasuk 9 WNI lebih dari 460 aktivis dari 45 negara ikut serta dalam misi tersebut. Mereka seluruhnya ditahan militer Israel.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/Kolase Instagram @globalpeaceconvoy
WNI DITANGKAP ISRAEL - Data terbaru jumlah  Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap oleh militer Israel. Mereka tersebar pada lima kapal kemanusiaan berbeda dalam rombongan Global Sumud Flotilla (GSF). Foto: Militer isreal melakukan penangkapan kapal menuju Gaza di perairan internasional lepas pantai Siprus 

Pemerintah Indonesia melalui Kemenlu RI telah mendesak Israel agar melepaskan para WNI yang mereka tangkap.

“Kementerian Luar Negeri mendesak Pemerintah Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan,” bunyi pernyataan Yvonne.

Pemerintah Bilang Bukan Penculikan atau Penyanderaan

 Pemerintah angkat bicara terkait penangkapan 9 warga negara Indonesia (WNI) oleh militer Israel dari kapal Global Sumud Flotilla.

DICEGAT ISRAEL - Detik-detik sejumlah kapal Global Sumud Flotilla yang sedang menuju Gaza, Senin (18/5/2026) dicegat (mengalami interception) oleh pasukan Israel .
DICEGAT ISRAEL - Detik-detik sejumlah kapal Global Sumud Flotilla yang sedang menuju Gaza, Senin (18/5/2026) dicegat (mengalami interception) oleh pasukan Israel . (Tangkapan layar)

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan bahwa penangkapan 9 warga negara Indonesia (WNI) oleh militer Israel bukan merupakan kasus penculikan ataupun penyanderaan. 

 

Hingga Rabu dini hari, jumlah WNI yang terkonfirmasi ditangkap oleh otoritas militer Israel terus melonjak dari semula 5 orang menjadi 9 orang.

Baca juga: 3 Tuntutan untuk Neymar Jr dari Carlo Ancelotti, Timnas Brasil di Piala Dunia 2026

“Berdasarkan apa yang terjadi sebelumnya, yang (Global Sumud Flotilla) 1.0 juga waktu itu, itu dideportasi. Itu tidak ada, saat ini bukan kasus penculikan atau penyanderaan,” ujar Sugiono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (20/5/2026).

 

Dijelaskan Sugiono, penangkapan tersebut murni merupakan bentuk interseptasi militer terhadap kapal yang nekat menerobos jalur blokade laut.

 

“Ini kasus kapal yang membawa bantuan kemanusiaan ini di-intercept karena memang mereka melarang, Israel melarang kapal apa pun masuk ke wilayah tersebut untuk, kepentingan apa pun," ujar Sugiono.

Baca juga: Rincian Hadiah dan Bonus Fantastis Arsenal Juara Liga Inggris 2025/2026

Sugiono menjelaskan bahwa Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus memonitor perkembangan situasi di lapangan sejak laporan pertama diterima.

Pihaknya juga telah menginstruksikan sejumlah perwakilan diplomatik Indonesia di Timur Tengah untuk bergerak cepat mengamankan kepulangan para WNI.

 

Menlu Sugiono mengaku dirinya telah mengontak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di beberapa negara tetangga untuk membuka jalur komunikasi.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved